
Turis Asing ke Indonesia Meningkat

Minat wisatawan mancanegara mengunjungi Indonesia terus membaik, tercermin dari kenaikan jumlah turis yang masuk melalui pintu masuk utama ke Indonesia," kata Kepala BPS Suryamin di Jakarta, Jumat."
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisatawan mancanegara (turis asing) yang datang ke Indonesia selama April 2012 mencapai 626.100 orang, naik 2,96 persen dibanding periode April 2011 sebanyak 609.093 orang.
"Minat wisatawan mancanegara mengunjungi Indonesia terus membaik, tercermin dari kenaikan jumlah turis yang masuk melalui pintu masuk utama ke Indonesia," kata Kepala BPS Suryamin di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, meskipun pada periode April 2012 jumlah wisman yang masuk mengalami penurunan dibanding periode Maret 2012 sebesar 4,92 persen, namun secara kumulatif periode Januari-April 2012 meningkat tajam 8,9 persen menjadi 2,53 juta orang dari sebelumnya (Januari-April 2011) sebesar 2,32 juta orang.
"Penurunan kunjungan wisman pada April 2012 dibanding Maret 2012, lebih karena faktor siklus bulanan, di mana pada April merupakan 'low season," paparnya.
Selama empat bulan pertama 2012 dibanding periode sama 2011, kenaikan jumlah wisman ini terjadi di sebagian besar pintu masuk utama, dengan persentasi kenaikan tertinggi di Bandara Husein Sastranegara, Bandung sebesar 24,62 persen, diikuti Bandara Polonia, Medan 15,42 persen, dan pintu masuk Makassar 12,44 persen.
Sementara lima pintu lainnya mengalami penurunan, dengan penurunan tertinggi terjadi di Bandara Adi Sumarmo, Solo sebesar 2,31 persen, yang diikuti Pelabuhan Tanjung Priok 2,2 persen.
"Peningkatan jumlah wisman merupakan sinyalemen yang baik, dan diharapkan pada bulan-bulan mendatang jumlah kunjungan wisman dapat meningkat lagi," ujar Suryamin.
Saat yang bersamaan, BPS juga mencatat rata-rata lama menginap tamu asing pada hotel berbintang di 20 provinsi Indonesia periode April 2012 mencapai 2,78 hari, turun dibanding rata-rata menginap pada April 2011 selama 3,43 hari.
Selama April 2012, rata-rata lama menginap tertinggi para turis terjadi di Kalimantan Timur yaitu 6,42 hari, disusul di Sulawesi Utara 4,64 hari, dan di Provinsi Bali 3,89 hari.
Sebaliknya, rata-rata menginap tercepat para turis terjadi di Kepulauan Riau selama 1,59 hari, disusul Sumatera Utara sebanyak 1,69 hari, Kalimantan Selatan 1,85 dan Sulawesi Tengah 1,95 hari. (Ant)
Pewarta :
Editor:
Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
