Logo Header Antaranews Sulteng

Polisi : Jenazah Terduga Teroris Diotopsi Di Palu

Selasa, 11 Juni 2013 15:20 WIB
Image Print
Ilustrasi (FOTO ANTARA/M Agung Rajasa)

Palu, (antarasulteng.com) - Jenazah terduga teroris Poso Nudin alias Bondan selesai diotopsi oleh petugas medis RS Bhayangkara Palu, Selasa, kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Polda Sulawesi Tengah AKBP Dicky Aryanto.

Kepada wartawan Dicky Aryanto, mengatakan jenazah tiba dari Kabupaten di RS Bhayangkara Palu sekitar pukul 07.00 WITA, usai menjalani proses otopsi jenazah akan dikembalikan kepada keluarga di Poso.

Nudin alias Bondan mengalami luka tembak di bagian belakang sehingga tewas.

Kematian Nudin pada Senin (10/6) sore mendapat reaksi keras dari masyarakat Poso. Ratusan warga mendatangi Mapolres Poso guna meminta jenazah untuk segera dikembalikan kepada keluarga untuk dimakamkan, namun saat itu polisi menolak dengan alasan jenazah akan diotopsi terlebih dahulu.

Nudin adalah kakak dari Andi Brekele, terduga teroris yang juga tewas tertembak di Dompu, Nusa Tenggara Barat, pada Januari 2013.

Sementara itu, keluarga Nudin sudah menunggu di RS Bhayangkara Palu sejak Selasa pagi guna menjemput jenazah untuk dimakamkan di Kabupaten Poso yang berjarak 220 kilometer dari Kota Palu.

Nudin ditembak polisi karena mencoba melarikan diri saat hendak disergap pasukan Densus 88 Antiteror.

Nudin selama ini diduga terlibat serangkaian kasus terorisme di Kabupaten Poso.

Pelaku diduga melakukan aksi perampokan bersama Abu Roban di Jawa Tengah dan menerima hasil kejahatan itu untuk mendanai kegiatan kejahatan.

Dia selama ini juga diduga sebagai penyuplai logistik dan kebutuhan lainnya terhadap kelompok Santoso di Poso, serta kelompok Asmar dan Roy di Bima, Nusa Tenggara Barat. (SKD)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026