
250 Dinamit Hilang

Jakarta (antarasulteng.com) - Aparat kepolisian terus menelusuri hilangnya dua dus dinamit dari dalam truk yang membawanya dari Subang menuju perusahaan pertambangan di Bogor, Jawa Barat.
"Diketahui truk pembawa dinamit itu sempat lima kali berhenti, di antaranya gara-gara macet dan ban kempes, jadi sempat ganti (ban)," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Jumat.
Dikatakan Boy, pihaknya bersama jajaran kepolisian yang wilayahnya masuk dalam rute perjalanan truk itu kini terus melakukan penelusuran ulang, termasuk Polda Metro Jaya, Polda Jabar dan Polres Bogor.
Jajaran kepolisian itu ikut dilibatkan karena rute perjalanan diketahui dimulai dari Subang ke Purwakarta (masuk tol Sadang), lalu ke Marunda menuju Bogor via tol Jagorawi kearah BSD, Tangerang.
"Sedang ditelusuri tentang validasi data, di mana saja mereka berhenti, singgah, dan hambatan apa aja, yaitu sempat lima kali berhenti itu," ujarnya.
Ia juga kembali menjelaskan kronologis kejadian hilangnya dua dus berisi 250 batang dinamit dalam perjalanan dari PT Multi Nitrotama Kimia (MNK) dari Gudang Bahan Peledak Kalijati Subang, Jawa Barat, pada Rabu (26/6).
Rencananya, peledak berbahan dasar amonium nitrat tersebut akan di antarkan ke PT Batu Sarana Persada (BSP) yang berlokasi di Cigudeg, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pewarta : Ade Irma Junida
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
