Kesenian Indonesia Pukau Turki
Selasa, 23 Juli 2013 14:22 WIB
(Antara)
Kairo (antarasulteng.com)
- Indonesia aktif mengirim tim kesenian ke Turki untuk misi diplomasi
kebudayaan dalam upaya meningkatkan citra bangsa di mata dunia.
"Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia aktif mengikuti festival internasional di berbagai kota wisata di Turki untuk misi diplomasi kebudayaan," kata Kepala Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial Budaya KBRI Ankara, Robertus Irawan, kepada Antara Kairo, Sabtu.
Irawan menjelaskan, Tim Tari Azkafada dari SMA Al Azhar Kelapa Gading Jakarta, baru saja memukau publik Turki dalam dua festival di dua kota yaitu, "Hitit Corum International Festival" ke-33 di Kota Corum, dan "Bayburt Dede Korkut Fair and Folkdance Festival" ke-19 di Kota Bayburt.
Tarian energik dari Aceh, Tari Saman, diiringi permainan alat musik tradisional adalah di antara pertunjukan yang memukau publik Turki, katanya.
Pada April tahun lalu (2012), Tim Kesenian dari Sekolah Tari Trinero juga mewakili Indonesia untuk menyemarakkan Festival Tarian Rakyat Internasional (Atasehir International Folk Festival 2012) di Atesehar, Istambul.
Tiga bulan kemudian, Juli 2012, Tim Kesenian dari SMA Labschool Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mendapat penghargaan terbaik sebagai "The Best Performer" dalam Lomba Tari Daerah.
Pada tahun yang sama, September 2012, Tim Kesenian dari SMA Al Azhar 4 Kemang Pratama, Bekasi, juga memeriahkan HUT ke-90 Republik Turki.
"Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia aktif mengikuti festival internasional di berbagai kota wisata di Turki untuk misi diplomasi kebudayaan," kata Kepala Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial Budaya KBRI Ankara, Robertus Irawan, kepada Antara Kairo, Sabtu.
Irawan menjelaskan, Tim Tari Azkafada dari SMA Al Azhar Kelapa Gading Jakarta, baru saja memukau publik Turki dalam dua festival di dua kota yaitu, "Hitit Corum International Festival" ke-33 di Kota Corum, dan "Bayburt Dede Korkut Fair and Folkdance Festival" ke-19 di Kota Bayburt.
Tarian energik dari Aceh, Tari Saman, diiringi permainan alat musik tradisional adalah di antara pertunjukan yang memukau publik Turki, katanya.
Pada April tahun lalu (2012), Tim Kesenian dari Sekolah Tari Trinero juga mewakili Indonesia untuk menyemarakkan Festival Tarian Rakyat Internasional (Atasehir International Folk Festival 2012) di Atesehar, Istambul.
Tiga bulan kemudian, Juli 2012, Tim Kesenian dari SMA Labschool Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mendapat penghargaan terbaik sebagai "The Best Performer" dalam Lomba Tari Daerah.
Pada tahun yang sama, September 2012, Tim Kesenian dari SMA Al Azhar 4 Kemang Pratama, Bekasi, juga memeriahkan HUT ke-90 Republik Turki.
Pewarta : Munawar Saman Makyanie
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Peringati bulan K3 Nasional, keselamatan adalah budaya kerja DSLNG bukan sekadar prosedur
13 January 2026 10:24 WIB
PT Vale komitmen lestarikan budaya sebagai perekat sosial di Kabupaten Morowali
26 December 2025 10:44 WIB
Terpopuler - Wisata & Budaya
Lihat Juga
Pepadi Apresiasi Wali Kota Bandarlampung lestarikan budaya Indonesia
23 February 2020 11:31 WIB, 2020
Potensi rugi akibat berkurangnya wisman China mencapai 2,8 miliar dolar
13 February 2020 17:24 WIB, 2020
Wapres dorong dunia pariwisata dapat berinovasi sikapi dampak corona
10 February 2020 16:03 WIB, 2020