Tokopedia bebaskan biaya kirim
Kamis, 19 Maret 2020 20:33 WIB
ilustrasi: aplikasi Tokopedia tanggap COVID-19 dalam layar handphone (ANTARA/HO/Tokopedia)
Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Aplikasi belanja dalam jaringan (daring) atau "online", Tokopedia, membebaskan biaya (ongkos) kirim guna mendorong masyarakat (konsumen) lebih disiplin untuk tetap tinggal di rumah demi memerangi wabah virus corona (COVID-19).
"Selain memberikan layanan bebas ongkos kirim (ongkir) untuk mendorong masyarakat disiplin untuk tidak keluar rumah dalam memenuhi kebutuhan harian, Tokopedia juga memotong biaya layanan 100 persen bagi penjual di kategori produk kesehatan dan kebutuhan pokok lain," kata VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak dalam rilis yang diterima di Malang, Jawa Timur, Kamis.
Tokopedia saat ini mewajibkan seluruh karyawan bekerja dari rumah. Hal itu ditujukan untuk memastikan masyarakat dapat mengakses layanan Tokopedia seperti biasa dan bersama-sama menghentikan laju penyebaran COVID-19.
Nuraini mengatakan upaya lain yang dilakukan Tokopedia dalam meredam pandemi ini, berbagai inisiatif dengan melibatkan seluruh stakeholder, baik penjual maupun pembeli, lembaga kemanusiaan hingga masyarakat secara umum.
Selain lewat edukasi, lanjut Nuraini, langkah ini dinilai dapat mendorong penjual menjaga ketersediaan produk dan menjaga harga tetap stabil, mengingat belanja online dapat menjadi alternatif mengurangi risiko penyebaran virus di tempat ramai sekaligus mendorong bisnis lokal terus beroperasi secara online.
Data internal Tokopedia menunjukkan adanya kenaikan transaksi pada produk kesehatan dan kebutuhan pokok lain sejak pandemi COVID-19 muncul di Indonesia. Produk yang paling banyak dicari, antara lain berbagai jenis masker mulut, cairan antiseptik atau hand sanitizer, hingga camilan sehat.
Demi mempermudah masyarakat mendapatkan produk kesehatan dan kebutuhan pokok lain sesuai kebutuhan dan lebih efisien, Tokopedia mengadakan kampanye Peduli Sehat dan Lengkapi Persediaan Rumah.
Selain itu, Tokopedia menyalurkan lebih dari ribuan paket makanan ringan untuk anak-anak kurang mampu yang harus belajar dari rumah.
Tokopedia kini juga tengah berdiskusi dengan mitra lembaga kemanusiaan untuk mendistribusikan perlengkapan sanitasi bagi yang membutuhkan. "Kami mendorong seluruh masyarakat ikut berkontribusi dalam menekan laju penyebaran COVID-19 lewat gerakan #DiRumahAjaDulu", hal sederhana namun paling penting dilakukan untuk menjaga keselamatan bersama," tuturnya.
Nuraini mengemukakan Tokopedia juga membuat halaman khusus untuk mempermudah masyarakat mendapatkan perkembangan terbaru mengenai COVID-19 dan bisa diakses melalui link ini.
"Selain memberikan layanan bebas ongkos kirim (ongkir) untuk mendorong masyarakat disiplin untuk tidak keluar rumah dalam memenuhi kebutuhan harian, Tokopedia juga memotong biaya layanan 100 persen bagi penjual di kategori produk kesehatan dan kebutuhan pokok lain," kata VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak dalam rilis yang diterima di Malang, Jawa Timur, Kamis.
Tokopedia saat ini mewajibkan seluruh karyawan bekerja dari rumah. Hal itu ditujukan untuk memastikan masyarakat dapat mengakses layanan Tokopedia seperti biasa dan bersama-sama menghentikan laju penyebaran COVID-19.
Nuraini mengatakan upaya lain yang dilakukan Tokopedia dalam meredam pandemi ini, berbagai inisiatif dengan melibatkan seluruh stakeholder, baik penjual maupun pembeli, lembaga kemanusiaan hingga masyarakat secara umum.
Selain lewat edukasi, lanjut Nuraini, langkah ini dinilai dapat mendorong penjual menjaga ketersediaan produk dan menjaga harga tetap stabil, mengingat belanja online dapat menjadi alternatif mengurangi risiko penyebaran virus di tempat ramai sekaligus mendorong bisnis lokal terus beroperasi secara online.
Data internal Tokopedia menunjukkan adanya kenaikan transaksi pada produk kesehatan dan kebutuhan pokok lain sejak pandemi COVID-19 muncul di Indonesia. Produk yang paling banyak dicari, antara lain berbagai jenis masker mulut, cairan antiseptik atau hand sanitizer, hingga camilan sehat.
Demi mempermudah masyarakat mendapatkan produk kesehatan dan kebutuhan pokok lain sesuai kebutuhan dan lebih efisien, Tokopedia mengadakan kampanye Peduli Sehat dan Lengkapi Persediaan Rumah.
Selain itu, Tokopedia menyalurkan lebih dari ribuan paket makanan ringan untuk anak-anak kurang mampu yang harus belajar dari rumah.
Tokopedia kini juga tengah berdiskusi dengan mitra lembaga kemanusiaan untuk mendistribusikan perlengkapan sanitasi bagi yang membutuhkan. "Kami mendorong seluruh masyarakat ikut berkontribusi dalam menekan laju penyebaran COVID-19 lewat gerakan #DiRumahAjaDulu", hal sederhana namun paling penting dilakukan untuk menjaga keselamatan bersama," tuturnya.
Nuraini mengemukakan Tokopedia juga membuat halaman khusus untuk mempermudah masyarakat mendapatkan perkembangan terbaru mengenai COVID-19 dan bisa diakses melalui link ini.
Pewarta : Endang Sukarelawati
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Riset IPSOS ungkap kualitas layanan jadi kunci keberhasilan e-commerce
30 October 2024 12:20 WIB, 2024
Ini dia inspirasi baju produk lokal berbagai gaya agar "bukber" tetap modis
08 April 2023 14:25 WIB, 2023
Terpopuler - Advetorial/Rilis
Lihat Juga
Poso Energy rutin pantau tren kualitas air, wujud komitmen menjaga kelestarian lingkungan
03 September 2026 9:25 WIB
Poso Energy dukung gerakan pramuka Kwarcab Poso ikuti jambore Nasional XII
01 September 2026 9:08 WIB
DSLNG raih tujuh penghargaan EPSA 2026, tegaskan komitmen pada inovasi dan keberlanjutan
31 August 2026 11:42 WIB
Respons cepat DSLNG, tim damkar bantu tangani kebakaran rumah warga di Bakung
27 August 2026 15:31 WIB