MK Segera Bentuk Majelis Kehormatan Hakim
Kamis, 3 Oktober 2013 11:53 WIB
Wakil Ketua MK Hamdan Zoelva (ANTARA/Muhammad Adimaja)
Jakarta (antarasulteng.com) - Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva, Kamis, mengatakan lembaganya akan segera membentuk Majelis kehormatan Kakim (MKH) untuk memeriksa perkara penangkapan ketuanya Akil Mochtar oleh KPK semalam.
"MKH ini tentu akan mendengarkan dan mengumpulkan berbagai informasi terkait ini, termasuk pada akhirnya mendengarkan keterangan Pak Akil, setelah itu pasti akan langsung mengambil keputusan," kata Hamdan.
Dia menyatakan MKH bisa saja menjatuhkan sanksi ringan, sedang ata berat berupa pemecatan jika ada bukti-bukti menguatkan.
"Jika tidak apa-apa akan ada pemulihan nama baik," tegas Hamdan.
MK sendiri menyatakan menyerahkan sepenuhnya proses hukum Akil Mochtar kepada KPK untuk menjalankan tugas secara profesional.
"Kami tidak ingin menganggu apa yang dilakukan KPK," kata Hamdan.
Hamdan menegaskanakan fokus menangani masalah internal MK.
"Kami menjamin pelayanan sidang berjalan tetap normal dan akan kembali menjadwalkan penanganan perkara. Kami akan tetap menyelesaikannya secara profesional dan ini adalah amanat paling penting dari negara," katanya.(skd)
"MKH ini tentu akan mendengarkan dan mengumpulkan berbagai informasi terkait ini, termasuk pada akhirnya mendengarkan keterangan Pak Akil, setelah itu pasti akan langsung mengambil keputusan," kata Hamdan.
Dia menyatakan MKH bisa saja menjatuhkan sanksi ringan, sedang ata berat berupa pemecatan jika ada bukti-bukti menguatkan.
"Jika tidak apa-apa akan ada pemulihan nama baik," tegas Hamdan.
MK sendiri menyatakan menyerahkan sepenuhnya proses hukum Akil Mochtar kepada KPK untuk menjalankan tugas secara profesional.
"Kami tidak ingin menganggu apa yang dilakukan KPK," kata Hamdan.
Hamdan menegaskanakan fokus menangani masalah internal MK.
"Kami menjamin pelayanan sidang berjalan tetap normal dan akan kembali menjadwalkan penanganan perkara. Kami akan tetap menyelesaikannya secara profesional dan ini adalah amanat paling penting dari negara," katanya.(skd)
Pewarta : Joko Susilo
Editor : Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Serikat Islam hingga saat ini belum tentukan sikap dukungan pada Pilpres 2024
25 June 2023 7:09 WIB, 2023
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
Pemerintah terus bangun bangun jembatan di Tapanuli Tengah untuk pacu ekonomi
25 January 2026 10:38 WIB
Hujan lebat diprakirakan masih berpotensi guyur Jabodetabek sepekan ke depan
24 January 2026 7:41 WIB