Logo Header Antaranews Sulteng

Pemerintah terus bangun bangun jembatan di Tapanuli Tengah untuk pacu ekonomi

Minggu, 25 Januari 2026 10:38 WIB
Image Print
Personel TNI bergotong royong bersama warga setempat membangun jembatan penghubung antardesa di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (23/1/2026). ANTARA/HO-Tim Media Presiden Prabowo

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah terus membangun infrastruktur jembatan penghubung antarkawasan di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, yang jadi urat nadi aktivitas masyarakat desa.

"Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kehadiran negara secara nyata di wilayah terdampak bencana, tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi juga dalam pemulihan jangka menengah dan panjang," demikian petikan keterangan Tim Media Presiden di Jakarta, Minggu.

Dalam keterangannya disampaikan, bahwa infrastruktur dasar menjadi kunci agar roda ekonomi, pendidikan, dan layanan publik dapat kembali berjalan normal pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Pulau Sumatra pada akhir November lalu.

Pantauan Tim Media Presiden pada Jumat (23/1), di Tapanuli Tengah, berbagai kegiatan pembangunan jembatan tengah dilaksanakan di sejumlah titik strategis.

Salah satunya adalah pembangunan Jembatan Armco titik ke-2 di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, yang telah masuk dalam tahap persiapan. Pekerjaan ini berkolaborasi dengan prajurit TNI dan masyarakat setempat.

Selain itu, pemerintah juga melaksanakan pembangunan jembatan gantung di beberapa desa dan kecamatan. Di antaranya pembangunan jembatan gantung di Bonalumban, Kecamatan Tukka; Kampung Mudik dan Desa Ujung Batu, Kecamatan Barus; serta Desa Sipan, Kecamatan Sarudik.

Rangkaian pembangunan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi akses vital bagi warga untuk menjangkau pusat ekonomi, sekolah, fasilitas kesehatan, dan layanan pemerintahan.

Dengan terus dibangunnya jembatan-jembatan penghubung, desa-desa di Tapanuli Tengah kian tersambung, sehingga membuka kembali akses, harapan, dan peluang bagi masyarakat untuk bangkit dan menata kehidupan kembali normal.

Pemerintah memastikan proses pembangunan dan penguatan infrastruktur di wilayah rawan bencana terus dilanjutkan secara berkelanjutan.




Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026