Logo Header Antaranews Sulteng

Sampah menumpuk di parit Jalan Tanjung Dako, kurangnya kesadaran warga

Rabu, 13 Mei 2026 14:27 WIB
Image Print
Tumpukan sampah terlihat memenuhi parit di kawasan Jalan Tanjung Dako, tepatnya di depan kantor LKBN Antara Biro Sulawesi Tengah, Kota Palu serta beberapa titik lainnya. (ANTARA/Asfarina Syakila)

Palu (ANTARA) - Tumpukan sampah terlihat memenuhi parit di kawasan Jalan Tanjung Dako, tepatnya di depan kantor LKBN Antara Biro Sulawesi Tengah, Kota Palu serta beberapa titik lainnya.

Tumpukan sampah terlihat memenuhi parit di kawasan Jalan Tanjung Dako, tepatnya di depan kantor LKBN Antara Biro Sulawesi Tengah, Kota Palu serta beberapa titik lainnya. ANTARA/Andriy karantiti




Salah seorang mahasiswa, Della, mengaku terganggu dengan kondisi itu setiap kali melintas di lokasi tersebut.

“Setiap saya lewat, sampahnya mengganggu pemandangan dan baunya sangat tidak enak,” katanya di Palu, Rabu.

Sampah yang menumpuk diduga sudah lama tidak dibersihkan. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap.

Tumpukan sampah terlihat memenuhi parit di kawasan Jalan Tanjung Dako, tepatnya di depan kantor LKBN Antara Biro Sulawesi Tengah, Kota Palu serta beberapa titik lainnya. ANTARA/Andriy karantiti


Sementara itu, salah seorang warga Jalan Tanjung Dako, Andri mengatakan kurangnya kesadaran masyarakat menjadi salah satu penyebab utama penumpukan sampah di parit.

“Masih ada beberapa masyarakat yang membuang sampah di parit, sehingga sampah terus menumpuk dan parit menjadi dangkal,” katanya.

Ia berharap pihak terkait segera melakukan pembersihan saluran drainase secara rutin serta menambah fasilitas tempat sampah agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026