Adobe Dihajar Serangan Siber Canggih

Jumat, 4 Oktober 2013 19:57 WIB
Salah satu produk Adobe (istimewa)
Boston (antarasulteng.com) - Adobe Systems Inc hari ini mengaku telah menjadi korban serangan siber canggih pada jejaringnya yang dilakukan oleh para peretas yang mengakses data milik jutaan pelanggannya, bersama dengan kode sumber (source code) ke sejumlah titel software populernya.

Chief Security Officer Brad Arkin mengungkapkan bahwa perusahaannya meyakini penyerang telah mengakses ID para konsumen Adobe dan mengenkripsi kata sandi-kata sandi serta memindahkan data 2,9 juta konsumen Adobe.

Informasi itu menyangkut nama konsumen, nomor kartu pembayaran terenskripsi, tanggal kadaluarsa dan informasi yang berkaitan dengan pemesanan, kata dia .

Dia mengatakan bahwa para peretas juga mengakses kode sumber untuk sejumlah software Adobe termasuk Acrobat, ColdFusion dan ColdFusion Builder.

KrebsOnSecurity, laman berita keamanan siber, melaporkan belum lama Kamis waktu AS ini bahwa sepekan lalu menemukan sejumlah besar kode sumber Adobe pada server milik para peretas yang diyakini bertanggungjawab sebagai pembobol tiga perusahaan penyedia data raksasa di AS.

Kode sumber itu ditemukan ketika menyelidiki pembobolan atas Dun & Bradstreet Corp, Kroll Background America Inc milik Altegrity Inc, dan LexisNexis Inc milik Reed Elsevier.  Pembobolan itu diungkapkan 25 September lalu, demikian Reuters.(skd)

Pewarta :
Editor : Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Terkait

Adobe Flash Player akan tamat mulai 12 Januari

02 January 2021 15:30 WIB, 2021

Adobe Diserang Siber Canggih

07 October 2013 9:14 WIB, 2013

Aplikasi Adobe Bajakan Tersebar

27 June 2013 10:17 WIB, 2013

Adobe Bawa Photoshop ke Layar Sentuh

28 February 2013 8:51 WIB, 2013

Terpopuler - Pendidikan & Iptek