
Rektor UIN Datokarama Palu perjuangkan hak generasi muda peroleh pendidikan

Palu (ANTARA) - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu Prof Lukman Thahir berkomitmen memperjuangkan hak generasi muda di Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk memperoleh pendidikan tinggi jenjang strata satu di perguruan tinggi yang dipimpinnya.
"Tidak boleh lagi ada generasi muda yang tidak kuliah, maka UIN Datokarama membuka peluang bagi anak-anak mudah untuk mengenyam pendidikan tinggi di kampus kami," kata Lukman Thahir di Palu, Minggu.
Sebagai bentuk komitmen itu, ia turun langsung menyosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun 2026 di tiga madrasah di Kota Palu meliputi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1, MAN 2, dan MAN Insan Cendekia.
Ia mengemukakan, para siswa tidak perlu ragu untuk mendaftar dan menguatkan tekadnya kuliah di UIN Datokarama, pihaknya memastikan akan memberikan pengayoman serta pelayanan optimal kepada para siswa, termasuk memberikan kepastian keringanan SPP atau Uang Kuliah Tunggal (UKT).
"Kami membuka peluang kepada anak bangsa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang atas. Pendidikan tinggi adalah kunci untuk memutus rantai kemiskinan dan mengangkat harkat keluarga," ujarnya.
Kata dia, langkah dilakukan pihaknya sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah yang ingin membawa daerah ini menjadi daerah unggul, termasuk unggul dari aspek ketersediaan sumber daya manusia (SDM) .
UIN Datokarama dipercayakan oleh Pemprov Sulteng sebagai salah satu perguruan tinggi yang mendapat kuota sebanyak 2.200 mahasiswa untuk beasiswa program berani cerdas.
"Maka kuota ini harus dimanfaatkan oleh generasi muda di Sulawesi Tengah untuk kuliah meraih gelar sarjana di UIN Datokarama secara gratis," ucap Lukman.
Ia menambahkan selain di Sulteng, pihaknya juga mensosialisasikan PMB di sejumlah sekolah di Sulawesi Barat (Sulbar) sebagai upaya memperluas jangkauan untuk menarik minta masyarakat berkuliah di Perguruan Tinggi Islam Negeri (PTKIN).
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
