JKT48 Gebrak Panggung Java Jazz
Sabtu, 1 Maret 2014 21:57 WIB
JKT48 (ANTARA News/Deny Yuliansari)
Jakarta (ANTARA News) - Idol grup asal Indonesia JKT48 menggebrak panggung bergengsi musisi jazz dengan tampil kompak di pagelaran Jakarta International Java Jazz Festival 2014, Sabtu.
Diwakili Tim J berjumlah 16 personel, JKT48 menyedot perhatian ratusan pengunjung Java Jazz Festival.
Meskipun tampil di panggung musik jazz, JKT48 yang mengenakan kostum biru, tampak ogah mengaransemen musiknya menjadi musik jazz.
Grup idol "adik kandung" dari grup asal Jepang AKB48 itu pede menghentak panggung Java Jazz dengan musik bernuansa beat khas mereka.
Namun, kenakalan JKT48 yang tidak mengaransemen ulang musiknya ini justru menjadi oase bagi pengunjung Java Jazz Festival untuk bisa bergoyang lincah mengikuti irama lagu.
Sederet lagu seperti "Aitakatta", "Baby! Baby! Baby!", "Ponytail To ChouChou" dan "Heavy Rotation" yang dibawakan dengan gaya koreografis centil khas anak-anak JKT48 membuat penonton mayoritas pria berteriak histeris.(skd)
Diwakili Tim J berjumlah 16 personel, JKT48 menyedot perhatian ratusan pengunjung Java Jazz Festival.
Meskipun tampil di panggung musik jazz, JKT48 yang mengenakan kostum biru, tampak ogah mengaransemen musiknya menjadi musik jazz.
Grup idol "adik kandung" dari grup asal Jepang AKB48 itu pede menghentak panggung Java Jazz dengan musik bernuansa beat khas mereka.
Namun, kenakalan JKT48 yang tidak mengaransemen ulang musiknya ini justru menjadi oase bagi pengunjung Java Jazz Festival untuk bisa bergoyang lincah mengikuti irama lagu.
Sederet lagu seperti "Aitakatta", "Baby! Baby! Baby!", "Ponytail To ChouChou" dan "Heavy Rotation" yang dibawakan dengan gaya koreografis centil khas anak-anak JKT48 membuat penonton mayoritas pria berteriak histeris.(skd)
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor : Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hiburan & Gaya Hidup
Lihat Juga
Pakar fertilitas: kesuburan bisa menurun karena terkena paparan asap rokok
23 February 2020 18:41 WIB, 2020
Bintang serial India "Swabhimaan" kagumi akan keindahan alam Indonesia
23 February 2020 0:56 WIB, 2020
Pakar Australia Prof. Anderson bagi ilmu bedah kraniofasial di Makassar
20 February 2020 3:16 WIB, 2020
Lokasi pemakaman Ashraf Sinclair di San Diego Hills Karawang dipesan mendadak
18 February 2020 18:22 WIB, 2020