Timezone Luncurkan Permainan "Mythical Lords"
Senin, 25 Juni 2012 13:03 WIB
peluncuran "Signature Game" Mythical Lords di Sumarecon Serpong,Tangerang, Sabtu (23/6). Timezone Indonesia akan mengoperasikan permainan berbasis kartu tersebut di 24 outlet Timezone di beberapa kota di Indonesia. (Dok ANTARA)
Jakarta, 24/6 (ANTARA) - Timezone Indonesia memperkenalkan permainan terbaru, bertajuk Mythical Lords, yang berbasis kartu.
President Director & CEO PT Matahari Graha Fantasi - Timezone Indonesia David W. Dale di Jakarta mengatakan, sebagai langkah awal, permainan ini akan tersedia di 24 gerai Timezone Indonesia di beberapa kota di Indonesia.
"Secepatnya akan tersedia di semua gerai (outlet) di seluruh Indonesia," katanya melalui siaran pers terkait peluncuran permainan terbaru tersebut.
Menurut dia, Mythical Lords merupakan permainan eksklusif yang diciptakan khusus untuk Timezone Group, dan bekerja sama dengan berbagai pihak, antara lain PT Logika Interaktif, sebuah perusahaan lokal Indonesia yang menciptakan perangkat lunak untuk permainan tersebut.
Kemudian, PT Matahari Leisure & Allied Industries (LAI Group) yang membuat, merancang dan membangun perangkat keras/cabinet untuk Mythical Lords, serta PT Indonesia Printer yang memproduksi kartu 3D.
"Games ini adalah hasil inisiatif dari Timezone Group yang disambut dengan antusias oleh unit bisnis Timezone Indonesia, Timezone Singapura dan Timezone Filipina," katanya.
Sementara itu, Angela Sutan, Marketing & Business Development Director Timezone Indonesia mengatakan, permainan ini ditargetkan untuk anak-anak di seluruh Indonesia berusia 6-12 tahun.
Untuk versi pertamanya, Timezone Indonesia memperkenalkan 36 kartu karakter yang terdiri delapan kartu karakter element wind (angin), 10 kartu karakter element earth (bumi), sembilan kartu karakter element water (air), dan sembilan kartu karakter element fire (api) serta 18 kartu soul.
"Kami akan terus berinovasi. Dalam waktu dekat, kami akan meluncurkan versi-versi terbaru dari Mythical Lords," katanya.
Ia optimistis permainan ini akan digemari oleh anak Indonesia, karena memiliki beberapa kelebihan dibandingkan permainan lain yang sejenis. (S025)
Pewarta :
Editor : Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Wisata & Budaya
Lihat Juga
Pepadi Apresiasi Wali Kota Bandarlampung lestarikan budaya Indonesia
23 February 2020 11:31 WIB, 2020
Potensi rugi akibat berkurangnya wisman China mencapai 2,8 miliar dolar
13 February 2020 17:24 WIB, 2020
Wapres dorong dunia pariwisata dapat berinovasi sikapi dampak corona
10 February 2020 16:03 WIB, 2020