Jakarta (ANTARA) - Pabrikan mobil Jepang Toyota menarik untuk perbaikan (recall) lebih dari 5.000 Prius dan Corolla Hybrid lantaran cacat perangkat lunak yang menyebabkan mobil kehilangan tenaga saat dikendarai.
Dalam pemberitahuan penarikan, Komisi Persaingan dan Konsumen Australia (ACCC) mengatakan bahwa sistem hybrid pada kedua model mobil Toyota itu bisa sepenuhnya mati ketika mendeteksi kesalahan atau kegagalan komponen.
Mengutip laporan Car Advice, Minggu, Toyota mengatakan bahwa kesalahan perangkat lunak tersebut bisa menyebabkan hilangnya daya sama sekali, seolah-olah kendaraan dalam posisi gigi netral. Meskipun saat itu terjadi, sistem kemudi dan pengereman tetap bisa bekerja normal.
Model yang terdampak masalah itu adalah 847 Toyota Prius model tahun 2014-2015 dan 5.118 unit Corolla Hybrid tahun 2015 hingga 2018.
Jadi total kendaraan yang harus ditarik dari peredaran oleh Toyota terkait masalah itu sejauh ini sekitar 5.965 unit.
Toyota recall ribuan Prius dan Corolla Hybrid
Minggu, 9 Agustus 2020 12:42 WIB
Toyota Corolla 2015. (ANTARA/Toyota)
Pewarta : Suryanto
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Coba Toyota Prius PHV, Sri Mulyani sebut bila pensiun mau juga mobil ini
25 July 2019 9:23 WIB, 2019
Terpopuler - Advetorial/Rilis
Lihat Juga
DSLNG Goes to Campus digelar di Untad, bahas keselamatan kerja berisiko tinggi
11 February 2026 18:16 WIB
Peringatan Bulan K3 Nasional, PT Poso Energy pastikan karyawan bebas tekanan
11 February 2026 14:17 WIB
All New Honda Vario 125 resmi meluncur di Tolitoli, awali 2026 dengan semangat "Step Up"
05 February 2026 9:46 WIB
Agus Budi Wirawan dilantik sebagai Ketua STAH Dharma Sentana Periode 2026-2030
02 February 2026 13:13 WIB
DSLNG dorong kesiapan Gen Z masuk industri energi melalui energy connect 5.0
29 January 2026 15:46 WIB
Poso Energy bantu 50 sak semen untuk pembangunan sarana olahraga SMAN 1 Pamona Utara
28 January 2026 12:36 WIB