Ponsel layar lipat Samsung telah kantongi sertifikasi WiFi
Senin, 24 Agustus 2020 3:07 WIB
Samsung Galaxy Z Flip diperkenalkan di Indonesia pada awal Maret 2020. (ANTARA/Arindra Meodia)
Jakarta (ANTARA) - Organisasi sertifikasi teknologi WiFi, Wi-Fi Alliance, dilaporkan telah mensertifikasi ponsel Samsung yang diperkirakan merupakan ponsel layar lipat versi "lite."
Dikutip dari GSM Arena, ponsel tersebut memiliki nomor model SM-F415F/DS. "F" pertama berarti dapat dilipat -- seperti pada Galaxy Fold generasi pertama yang memiliki nomor model F900 dan Galaxy Z Flip yang memiliki nomor model F700.
Sementara, angka pertama setelah huruf diperkirakan merupakan seri yang menentukan kelas produk.
Misalnya, Galaxy Fold yang memiliki angka "9" merupakan perangkat layar lipat versi premium, sedangkan Galaxy Z Flip yang memiliki angka "7" menandakan perangkat layar lipat versi menengah dengan harga lebih rendah dari Fold.
Sehingga, angka "4" dapat mengindikasikan bahwa perangkat tersebut merupakan ponsel layar lipat versi lebih terjangkau atau "lite" dari Samsung.
Absennya WiFi 6 pada sertifikasi juga memperkuat indikasi bahwa perangkat tersebut bukan versi flagship dari ponsel layar lipat Samsung.
Menurut laporan Phone Arena, ponsel layar lipat Samsung versi "lite" diperkirakan akan hadir dengan varian memori penyimpanan 64GB dan 128GB dengan opsi warna hijau, biru dan hitam.
Perangkat tersebut juga diperkirakan meluncur sebelum akhir tahun ini dengan mengusung prosesor seri menengah dan akan membawa desain clamshell.
Dari segi harga, versi "lite" tersebut kabarnya menargetkan kisaran 1.100 dolar AS atau sekitar Rp16,2 juta.
Sebagai perbandingan, Galaxy Fold, yang telah meluncur di Indonesia pada Desember 2019, dibanderol Rp30,888 juta. Sementara, Galaxy Z Flip, yang dirilis di Indonesia pada Maret 2020, dilego dengan harga Rp21,888 juta.
Dikutip dari GSM Arena, ponsel tersebut memiliki nomor model SM-F415F/DS. "F" pertama berarti dapat dilipat -- seperti pada Galaxy Fold generasi pertama yang memiliki nomor model F900 dan Galaxy Z Flip yang memiliki nomor model F700.
Sementara, angka pertama setelah huruf diperkirakan merupakan seri yang menentukan kelas produk.
Misalnya, Galaxy Fold yang memiliki angka "9" merupakan perangkat layar lipat versi premium, sedangkan Galaxy Z Flip yang memiliki angka "7" menandakan perangkat layar lipat versi menengah dengan harga lebih rendah dari Fold.
Sehingga, angka "4" dapat mengindikasikan bahwa perangkat tersebut merupakan ponsel layar lipat versi lebih terjangkau atau "lite" dari Samsung.
Absennya WiFi 6 pada sertifikasi juga memperkuat indikasi bahwa perangkat tersebut bukan versi flagship dari ponsel layar lipat Samsung.
Menurut laporan Phone Arena, ponsel layar lipat Samsung versi "lite" diperkirakan akan hadir dengan varian memori penyimpanan 64GB dan 128GB dengan opsi warna hijau, biru dan hitam.
Perangkat tersebut juga diperkirakan meluncur sebelum akhir tahun ini dengan mengusung prosesor seri menengah dan akan membawa desain clamshell.
Dari segi harga, versi "lite" tersebut kabarnya menargetkan kisaran 1.100 dolar AS atau sekitar Rp16,2 juta.
Sebagai perbandingan, Galaxy Fold, yang telah meluncur di Indonesia pada Desember 2019, dibanderol Rp30,888 juta. Sementara, Galaxy Z Flip, yang dirilis di Indonesia pada Maret 2020, dilego dengan harga Rp21,888 juta.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Samsung tawarkan Galaxy XCover 7 dan Tab Active5 untuk dukung kinerja
29 February 2024 14:33 WIB, 2024
Samsung Galaxy S23 Ultra raih gelar "Gadget of the Year" di IGA 2023
15 November 2023 8:41 WIB, 2023
Terpopuler - Advetorial/Rilis
Lihat Juga
DSLNG kembali gelar donor darah, berhasil kumpulkan 250 kantong darah untuk Banggai
11 May 2026 14:03 WIB
Tunjukkan dominasi, pebalap belia Astra Honda melesat di Thailand Talent Cup 2026
04 May 2026 13:50 WIB
DSLNG perkuat kolaborasi Energi, Pemerintah tegaskan dukungan regulasi investasi
24 April 2026 19:57 WIB
PT Vale Indonesia buka lowongan kerja hingga 17 April 2026, Ini daftar posisinya
14 April 2026 9:20 WIB