Hari ini terakhir saya bekerja di KPK, kata Febri Diansyah
Jumat, 16 Oktober 2020 13:33 WIB
Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK Febri Diansyah. (Antara/Benardy Ferdiansyah)
Jakarta (ANTARA) - Febri Diansyah mengatakan Jumat ini merupakan hari terakhirnya bekerja sebagai pegawai KPK sekaligus Kepala Biro Humas KPK setelah sebelumnya mengajukan surat pengunduran diri pada 18 September 2020.
"Iya, hari Jumat ini hari kerja terakhir saya di KPK. Dalam beberapa hari ini, saya sudah selesaikan beberapa kewajiban seperti melaporkan LHKPN akhir jabatan, rapat kerja sampai dengan Triwulan III 2020 hingga pengembalian buku perpustakaan," kata Febri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Sedangkan terhadap beberapa kewajiban lainnya, ia mengatakan sedang diselesaikan hari ini.
Lebih lanjut, mantan Juru Bicara KPK itu juga merespons soal adanya pengadaan mobil dinas jabatan untuk pimpinan, dewan pengawas, dan pejabat struktural di lingkungan KPK.
Ia mengaku beberapa temannya sempat melontarkan candaan terkait hal tersebut karena seandainya masih menjabat sebagai Kepala Biro Humas KPK maka dirinya akan mendapatkan fasilitas mobil dinas pada tahun depan.
"Tentang mobil dinas untuk pejabat di KPK, saya membaca juga sejumlah pemberitaan. Ada juga teman-teman yang bercanda dan bilang, 'apa tidak nyesal keluar dari KPK, Feb karena tahun depan para pejabat di KPK termasuk Kepala Biro akan mendapatkan mobil dinas?' Saya senyum saja merespons hal tersebut," ungkap Febri.
Ia pun mengharapkan KPK ke depannya dapat kembali dicintai masyarakat karena kerja yang sungguh-sungguh dalam memberantas korupsi manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
"Masih banyak teman-teman pegawai KPK yang berniat baik dan teguh hati dalam melakukan upaya pemberantasan korupsi. Semoga mereka diberikan kekuatan lahir dan batin," kata Febri.
Adapun salah satu alasan pengunduran diri Febri disebabkan kondisi politik dan hukum telah berubah bagi KPK.
Febri sebelumnya menjabat sebagai Juru Bicara KPK sejak 6 Desember 2016 hingga 26 Desember 2019, tidak lama setelah Firli Bahuri dilantik sebagai Ketua KPK. Febri menyatakan tugasnya sebagai Juru Bicara KPK telah selesai dan memilih untuk fokus menjadi Kepala Biro Humas KPK.
"Iya, hari Jumat ini hari kerja terakhir saya di KPK. Dalam beberapa hari ini, saya sudah selesaikan beberapa kewajiban seperti melaporkan LHKPN akhir jabatan, rapat kerja sampai dengan Triwulan III 2020 hingga pengembalian buku perpustakaan," kata Febri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Sedangkan terhadap beberapa kewajiban lainnya, ia mengatakan sedang diselesaikan hari ini.
Lebih lanjut, mantan Juru Bicara KPK itu juga merespons soal adanya pengadaan mobil dinas jabatan untuk pimpinan, dewan pengawas, dan pejabat struktural di lingkungan KPK.
Ia mengaku beberapa temannya sempat melontarkan candaan terkait hal tersebut karena seandainya masih menjabat sebagai Kepala Biro Humas KPK maka dirinya akan mendapatkan fasilitas mobil dinas pada tahun depan.
"Tentang mobil dinas untuk pejabat di KPK, saya membaca juga sejumlah pemberitaan. Ada juga teman-teman yang bercanda dan bilang, 'apa tidak nyesal keluar dari KPK, Feb karena tahun depan para pejabat di KPK termasuk Kepala Biro akan mendapatkan mobil dinas?' Saya senyum saja merespons hal tersebut," ungkap Febri.
Ia pun mengharapkan KPK ke depannya dapat kembali dicintai masyarakat karena kerja yang sungguh-sungguh dalam memberantas korupsi manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
"Masih banyak teman-teman pegawai KPK yang berniat baik dan teguh hati dalam melakukan upaya pemberantasan korupsi. Semoga mereka diberikan kekuatan lahir dan batin," kata Febri.
Adapun salah satu alasan pengunduran diri Febri disebabkan kondisi politik dan hukum telah berubah bagi KPK.
Febri sebelumnya menjabat sebagai Juru Bicara KPK sejak 6 Desember 2016 hingga 26 Desember 2019, tidak lama setelah Firli Bahuri dilantik sebagai Ketua KPK. Febri menyatakan tugasnya sebagai Juru Bicara KPK telah selesai dan memilih untuk fokus menjadi Kepala Biro Humas KPK.
Pewarta : Benardy Ferdiansyah
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK dorong Provinsi Sulteng agar ciptakan inovasi untuk optimalkan PAD
17 December 2019 5:33 WIB, 2019
Semester I 2019 KPK selamatkan keuangan daerah sebesar Rp28,7 triliun
20 September 2019 12:07 WIB, 2019
Anti-graft body forms transitional team to evaluate revised KPK law
18 September 2019 19:24 WIB, 2019
Terpopuler - Humaniora
Lihat Juga
Lanal Palu libatkan lintas sektor bersihkan pantai di tiga titik di Donggala
06 February 2026 16:08 WIB
Program Alpukat atau anak lahir bawa pulang akta upaya tingkatkan pelayanan administrasi kependudukan
06 February 2026 14:28 WIB