Palu (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengajak jemaat Gereja Kalvari Watumaeta, Kabupaten Poso, mencegah penyebaran COVID-19 yang belakangan ini meningkat di daerah tersebut.

Ajakan itu disampaikan Longki saat meresmikan Gereja Kalvari Watumaeta, di Poso, Jumat (16/10).

Selama 85 tahun, jemaat gereja itu menanti diresmikan rumah ibadah yang megah mereka di Desa Watumaeta, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso.

Peresmian diawali pembukaan tirai selubung papan nama gereja dan penandatanganan prasasti peresmian dengan disaksikan Ketua Umum Sinode GKST Pendeta Jet Roson Rense, bersama pejabat terkait lingkup provinsi dan Kabupaten Poso.

Pada kesempatan itu, Gubernur Longki Djanggola mengingatkan seluruh warga gereja agar tidak menyepelekan pandemi COVID-19 yang penderitanya terus bertambah dari hari ke hari seiring dengna banyaknya kasus transmisi lokal.

“Saya mengimbau kepada jemaat Kalvari Watumaeta agar tetap patuh dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan, pada khususnya gerakan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak),” ajak Longki.

Dia meminta agar gerakan 3M tersebut menjadi kebiasaan baru bagi jemaat di daerah itu.

Gubernur Longki mengatakan penyebaran COVID-19 tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk beraktivitas, termasuk pada pelaksanaan Pilkada 2020.

“Jangan gara-gara COVID-19, jemaat tidak mau ke TPS,” katanya.

Longki meminta jemaat di wilayah itu tidak golput hanya karena alasan COVID-19.

“Gunakanlah hak suaramu agar pembangunan Sulawesi Tengah jadi lebih baik lagi,” tambahnya.

Pendeta Jet Roson Rense berharap, gereja dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dalam memperkokoh iman spiritual jemaat, terutama dalam menghadapi pandemi COVID-19, dengan penuh kesabaran dan kepasrahan.

Begitu pula dalam menatap perhelatan pilkada, ia berpesan supaya jemaat tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

“Jangan sampai beda pilihan membuat kita tercerai berai,” katanya.

Pewarta : Adha Nadjemudin
Uploader : Sukardi
Copyright © ANTARA 2024