Smartwatch bisa bantu hindari kurang gerak selama pandemi virus corona
Selasa, 22 Desember 2020 7:49 WIB
Xiaomi Mi Kids Watch 4 (mi.com)
Jakarta (ANTARA) - Pandemi virus corona diperkirakan bisa berpengaruh terhadap gaya hidup kurang gerak, sedentary lifestyle, namun, teknologi terkini yang ada di smartwatch diyakini bisa membantu mengatasinya.
"Ada fitur pengingat untuk tetap aktif di rumah," kata Head of Public Relation Xiaomi Indonesia, Stephanie Sicilia, dalam acara bincang-bincang virtual, Senin.
Xiaomi, yang baru saja meluncurkan jam tangan pintar Mi Watch dan Mi Watch Lite awal bulan ini, memasukkan fitur "Stay Active" yang berfungsi meningatkan pengguna-nya untuk bergerak setelah terdeteksi kurang aktif selama satu jam.
Fitur ini menjadi setelan utama baik untuk Mi Watch dan Mi Watch Lite, pengguna tidak perlu menyetelnya secara manual. Fitur Stay Active akan memberikan notifikasi kecil di layar atau membuat jam tangan bergetar sehingga pengguna akan sadar untuk melihat notifikasi dan bergerak.
Jika terdeteksi sedang duduk, misalnya saat bekerja dari rumah alias work from home, Mi Watch akan meminta pengguna untuk berdiri sejenak dan bergerak.
Smartwatch pada umumnya dilengkapi dengan fitur penunjang kesehatan dan kebugaran, seperti alat deteksi detak jantung, tingkat stres dan pengukur denyut nadi saat berolahraga.
Fitur-fitur tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi kebiasaan tubuh kurang gerak selama anjuran beraktivitas di rumah saat pandemi COVID-19.
Dokter spesialis kedokteran olahraga, Sophia Hage, pada acara yang sama, menjelaskan perilaku kurang gerak, sedentary, sudah ada sebelum pandemi virus corona, diperkirakan angkanya meningkat selama pandemi.
Perilaku kurang gerak atau sedentary merupakan segala kegiatan, di luar waktu tidur, yang menghabiskan hanya sedikit energi, bahkan lebih sedikit dibandingkan aktivitas ringan seperti berdiri.
Kegiatan yang termasuk kurang gerak antara lain duduk, menonton televisi dan membaca. Jika dilakukan terus menerus di atas enam jam setiap hari, perilaku ini dikhawatirkan akan menjadi kebiasaan dan menimbulkan risiko kesehatan di masa mendatang, baik jangka pendek maupun jangka panjang, seperti nyeri punggung bawah hingga osteoporosis.
"Ada fitur pengingat untuk tetap aktif di rumah," kata Head of Public Relation Xiaomi Indonesia, Stephanie Sicilia, dalam acara bincang-bincang virtual, Senin.
Xiaomi, yang baru saja meluncurkan jam tangan pintar Mi Watch dan Mi Watch Lite awal bulan ini, memasukkan fitur "Stay Active" yang berfungsi meningatkan pengguna-nya untuk bergerak setelah terdeteksi kurang aktif selama satu jam.
Fitur ini menjadi setelan utama baik untuk Mi Watch dan Mi Watch Lite, pengguna tidak perlu menyetelnya secara manual. Fitur Stay Active akan memberikan notifikasi kecil di layar atau membuat jam tangan bergetar sehingga pengguna akan sadar untuk melihat notifikasi dan bergerak.
Jika terdeteksi sedang duduk, misalnya saat bekerja dari rumah alias work from home, Mi Watch akan meminta pengguna untuk berdiri sejenak dan bergerak.
Smartwatch pada umumnya dilengkapi dengan fitur penunjang kesehatan dan kebugaran, seperti alat deteksi detak jantung, tingkat stres dan pengukur denyut nadi saat berolahraga.
Fitur-fitur tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi kebiasaan tubuh kurang gerak selama anjuran beraktivitas di rumah saat pandemi COVID-19.
Dokter spesialis kedokteran olahraga, Sophia Hage, pada acara yang sama, menjelaskan perilaku kurang gerak, sedentary, sudah ada sebelum pandemi virus corona, diperkirakan angkanya meningkat selama pandemi.
Perilaku kurang gerak atau sedentary merupakan segala kegiatan, di luar waktu tidur, yang menghabiskan hanya sedikit energi, bahkan lebih sedikit dibandingkan aktivitas ringan seperti berdiri.
Kegiatan yang termasuk kurang gerak antara lain duduk, menonton televisi dan membaca. Jika dilakukan terus menerus di atas enam jam setiap hari, perilaku ini dikhawatirkan akan menjadi kebiasaan dan menimbulkan risiko kesehatan di masa mendatang, baik jangka pendek maupun jangka panjang, seperti nyeri punggung bawah hingga osteoporosis.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Israel dikecam karena gunakan kelaparan sebagai senjata perang di Gaza
19 December 2023 6:26 WIB, 2023
Huawei Watch GT 4 series dan WATCH Ultimate resmi hadir di Indonesia
06 October 2023 10:43 WIB, 2023
Rayakan Hari Film Nasional, Google hadirkan fitur "What to Watch" di Google Search
30 March 2021 16:02 WIB, 2021
Terpopuler - Advetorial/Rilis
Lihat Juga
DSLNG dorong kesiapan Gen Z masuk industri energi melalui energy connect 5.0
29 January 2026 15:46 WIB
Poso Energy bantu 50 sak semen untuk pembangunan sarana olahraga SMAN 1 Pamona Utara
28 January 2026 12:36 WIB
Peringati bulan K3 Nasional, keselamatan adalah budaya kerja DSLNG bukan sekadar prosedur
13 January 2026 10:24 WIB
Kalibrasi kompetensi guru dan pelajar SMK, AHM gelar festival vokasi Satu Hati 2026
03 December 2025 14:14 WIB
Veda dan Ramadhipa siap tutup musim 2025 dengan hasil gemilang di Valencia
24 November 2025 10:29 WIB