Palu, (antarasulteng.com) - Aparat kepolisian di Sulawesi Tengah
membentuk 63 pos pengamanan dalam Operasi Lilin 2014 untuk membantu
kelancaran perayaan Natal dan malam pergantian tahun di seluruh
kabupaten dan kota di provinsi itu.
Juru bicara Polda Sulawesi Tengah AKBP Utoro Saputro di Palu, Selasa, mengatakan jumlah pos pengamanan itu disesuaikan dengan luas daerah di setiap wilayah kepolisian resor (polres).
Jumlah pos pengamanan terbanyak berada di wilayah hukum Polres Parigi Moutong, yakni 11 pos, disusul Polres Banggai yang mendirikan sepuluh pos.
Di Polres Poso terdapat tujuh pos pengamanan, sedangkan wilayah yang paling sedikit mendirikan pos pengamanan adalah Polres Tolitoli dan Polres Banggai Kepulauan masing-masing mendirikan dua pos.
Operasi Lilin sendiri dilaksanakan serentak mulai 24 Desember 2014 hingga 2 Januari 2015.
Selain pos pengamanan, kepolisian di Sulawesi Tengah juga mendirikan pos pelayanan yang berfungsi menjadi jendela informasi kepada pengguna jalan yang mudik saat liburan akhir tahun.
Secara keseluruhan Polda Sulawesi Tengah menurunkan dua pertiga kekuatannya saat Operasi Lilin 2014.
Sebagian pasukan keamanan itu akan ditempatkan di beberapa objek vital antara lain terminal, bandara, pusat keramaian, tempat wisata, tempat ibadah, dan lokasi lain yang menjadi pusat-pusat perayaan malam pergantian tahun.
Selain polisi juga terdapat pasukan TNI, pemadam kebakaran, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan sejumlah instansi terkait saat Operasi Lilin 2014. (skd)
Juru bicara Polda Sulawesi Tengah AKBP Utoro Saputro di Palu, Selasa, mengatakan jumlah pos pengamanan itu disesuaikan dengan luas daerah di setiap wilayah kepolisian resor (polres).
Jumlah pos pengamanan terbanyak berada di wilayah hukum Polres Parigi Moutong, yakni 11 pos, disusul Polres Banggai yang mendirikan sepuluh pos.
Di Polres Poso terdapat tujuh pos pengamanan, sedangkan wilayah yang paling sedikit mendirikan pos pengamanan adalah Polres Tolitoli dan Polres Banggai Kepulauan masing-masing mendirikan dua pos.
Operasi Lilin sendiri dilaksanakan serentak mulai 24 Desember 2014 hingga 2 Januari 2015.
Selain pos pengamanan, kepolisian di Sulawesi Tengah juga mendirikan pos pelayanan yang berfungsi menjadi jendela informasi kepada pengguna jalan yang mudik saat liburan akhir tahun.
Secara keseluruhan Polda Sulawesi Tengah menurunkan dua pertiga kekuatannya saat Operasi Lilin 2014.
Sebagian pasukan keamanan itu akan ditempatkan di beberapa objek vital antara lain terminal, bandara, pusat keramaian, tempat wisata, tempat ibadah, dan lokasi lain yang menjadi pusat-pusat perayaan malam pergantian tahun.
Selain polisi juga terdapat pasukan TNI, pemadam kebakaran, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan sejumlah instansi terkait saat Operasi Lilin 2014. (skd)