Palu, (antarasulteng.com) - Standar nilai kelulusan Ujian Nasional (UN) 2015
tetap sama dengan sebelumnya yaitu 5,5, kata salah seorang kepala
sekolah di Palu, Minggu.
Kepala SMP Negeri 2 Palu Arsid Nurdin mengatakan Kementerian
Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah belum mengubah standar nilai
UN 2015, tetapi ada kebijakan yakni peserta UN masih bisa memperoleh
nilai UN 4,0 asal tidak lebih dari dua mata pelajaran yang diujikan.
Guna meningkatkan standar nilai kelulusan pada UN 2015 ini, khusus SMP Negeri 2 menargetkan nilai rata-rata menjadi 6,5.
Menurut dia, jika nilai rata-rata siswa bisa mencapai 6,5, maka dipastikan kelulusan 100 persen.
Untuk bisa mewujudkan target, tentu tidak gampang, tetapi melalui
perjuangan keras baik dari para guru maupun siswa sendiri. Guru dan
siswa harus bekerja sama untuk mencapai target dimaksud.
Dalam menghadapi UN, berbagai langkah dan strategi dilakukan antara
lain kegiatan pembelajaran diperbanyak. Jumlah jam berlajar ditambah,
serta melakukan uji coba atau try out materi UN. Juga menganalisis
materi-materi UN yang belum dipahami siswa dan akan diuji coba kembali.
Try out akan dilaksanakan 3 kali di luar yang telah diprogramkan
Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) Kota Palu. Dikjar sendiri akan
melaksanakan dua kali tri out UN, katanya.
Pada UN 2014, SMP Negeri 2 Palu lulus 100 persen dan ada enam siswa
dari 270 peserta UN yang mendapat nilai 10 untuk sejumlah mata pelajaran
yang diujikan.
Pada UN 2015 ini, pihaknya menargetkan minimal ada 10 siswa dari 300 peserta yang akan mengikuti UN mendapat nilai 10.
SMP Negeri 2 Palu merupakan eks sekolah bertaraf internasional (SBI) di Kota Palu.(skd)
Standar Nilai Kelulusan UN 2015 Tetap 5,5
Senin, 9 Februari 2015 10:01 WIB
Ilustrasi (antaranews)
Pewarta :
Editor : Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
AJI dan UN Women latih jurnalis di Sulteng liputan berperspektif gender
21 February 2025 19:06 WIB, 2025