Logo Header Antaranews Sulteng

Korea Utara gelar pemilu pertama parlemen sejak 2019

Senin, 16 Maret 2026 15:30 WIB
Image Print

Tokyo (ANTARA) - Korea Utara menggelar pemilihan umum secara nasional guna memilih anggota parlemen formalitasnya untuk pertama kali sejak Maret 2019, dengan Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un memberikan suara di tambang batu bara untuk menekankan pentingnya industri tersebut.

Menurut kantor berita resmi Korean Central News Agency (KCNA), Senin, pemilu yang digelar pada Minggu (15/3) itu diikuti oleh tingkat partisipasi pemilih mencapai 99,99 persen dan berlangsung hingga pukul 18.00 waktu setempat.

Masa jabatan anggota Majelis Rakyat Tertinggi di Korea Utara awalnya dijadwalkan berakhir pada tahun 2024. Namun, para pengamat meyakini masa jabatan itu akan diperpanjang karena adanya kongres partai penguasa yang berlangsung pada bulan lalu.

Dalam kongres partai yang diadakan setiap lima tahun sekali itu, dilakukan pula perombakan sejumlah pejabat senior di mana beberapa anggota lama diganti dengan tokoh lebih muda.

Dengan adanya perubahan pada kepengurusan partai dalam kongres itu, maka pemilu ke-15 anggota parlemen kali ini juga diperkirakan akan lebih banyak anggota muda mendapatkan kursi di parlemen Korea Utara.

Menurut laporan media pemerintah, Kim Jong Un memberikan suaranya di tambang Chonsong Youth Coal di Kota Sunchon, Provinsi Pyongan Selatan. Pemilihan lokasi tersebut dipilih sebagai cara untuk menegaskan pentingnya industri batu bara bagi perekonomian Korea Utara.

"Batu bara, seperti sebelumnya, adalah makanan bagi industri kita dan menjadi kekuatan pendorong bagi pembangunan ekonomi mandiri," kata Kim dalam pidatonya kepada para pekerja, seperti dikutip KCNA.

Sumber: Kyodo




Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026