Dua Atlet Indonesia Raih Podium Triathlon Thailand
Kamis, 2 April 2015 9:29 WIB
Ilustrasi (antaranews)
Jakarta, (antarasulteng.com) - Dua atlet triathlon asal Indonesia meraih podium dalam kejuaraan 2nd Golden Triangle Triathlon yang dilangsungkan di Ciangrai, Thailand pada Minggu (29/3).
Berdasarkan laporan dari Federasi Triathlon Indonesia (FTI), dalam kategori triathlon, Oscar Feriyanto merebut juara di kelompok umur 18-29 tahun dan meraih peringkat ketujuh "overall" 128 peserta sedangkan Muhammad Taufik, tampil di podium di urutan kelima dan peringkat 14 "overall".
Lomba yang berlangsung dua hari tersebut mempertandingkan nomor duathlon (lari sepeda) dan triathlon (renang-sepeda-lari).
FTI memberangkatkan kontingen triathlet atas undangan Kementerian Pariwisata dan Olahraga Kerajaan Thailand melalui Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Di luar kontingen Indonesia, beberapa penggemar Triathlon Indonesia juga ikut berpartisipasi dalam kejuaraan tersebut, di antaranya Edwin Arief dan Ken Aminto Isti dari Komunitas Triathlon Buddies.
Walaupun tidak masuk dalam kalender resmi Asian Triathlon Confederation (ASTC), namun lomba tersebut tetap menarik banyak triathlet Asia, khususnya dari Asia Tenggara karena kejuaraan diselenggarakan di lokasi yang unik melintasi tiga negara, yaitu Laos, Myanmar, dan Thailand.
Kemenangan Triathlet Indonesia sangat membanggakan karena terkendala waktu persiapan serta ketatnya jadwal lomba.
Namun, gemilangnya prestasi Triathlet Indonesia di berbagai lomba internasional di Asia maupun Asia Tenggara masih belum menjadi perhatian yang cukup dari pihak KONI Pusat dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Saat ini, kabar keikutsertaan Triathlet Indonesia di Kejuaraan Sea Games pada Juni 2015 di Singapura, masih menjadi tanda tanya besar, padahal dari berbagai catatan prestasi peluang untuk meraih emas dan perak ada di tangan Triathlet Indonesia.(skd)
Berdasarkan laporan dari Federasi Triathlon Indonesia (FTI), dalam kategori triathlon, Oscar Feriyanto merebut juara di kelompok umur 18-29 tahun dan meraih peringkat ketujuh "overall" 128 peserta sedangkan Muhammad Taufik, tampil di podium di urutan kelima dan peringkat 14 "overall".
Lomba yang berlangsung dua hari tersebut mempertandingkan nomor duathlon (lari sepeda) dan triathlon (renang-sepeda-lari).
FTI memberangkatkan kontingen triathlet atas undangan Kementerian Pariwisata dan Olahraga Kerajaan Thailand melalui Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Di luar kontingen Indonesia, beberapa penggemar Triathlon Indonesia juga ikut berpartisipasi dalam kejuaraan tersebut, di antaranya Edwin Arief dan Ken Aminto Isti dari Komunitas Triathlon Buddies.
Walaupun tidak masuk dalam kalender resmi Asian Triathlon Confederation (ASTC), namun lomba tersebut tetap menarik banyak triathlet Asia, khususnya dari Asia Tenggara karena kejuaraan diselenggarakan di lokasi yang unik melintasi tiga negara, yaitu Laos, Myanmar, dan Thailand.
Kemenangan Triathlet Indonesia sangat membanggakan karena terkendala waktu persiapan serta ketatnya jadwal lomba.
Namun, gemilangnya prestasi Triathlet Indonesia di berbagai lomba internasional di Asia maupun Asia Tenggara masih belum menjadi perhatian yang cukup dari pihak KONI Pusat dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Saat ini, kabar keikutsertaan Triathlet Indonesia di Kejuaraan Sea Games pada Juni 2015 di Singapura, masih menjadi tanda tanya besar, padahal dari berbagai catatan prestasi peluang untuk meraih emas dan perak ada di tangan Triathlet Indonesia.(skd)
Pewarta : Benardy Ferdiansyah
Editor : Santoso
Copyright © ANTARA 2026