Tournament Of Flower Tomohon Menarik Wisatawan China
Sabtu, 21 Juli 2012 19:04 WIB
Festival Bunga Tomohon pada 2008 (Antara)
Tomohon - Turis Cina akan menjadi penikmat gelaran "Tournament of Flower" yang akan dilaksanakan di Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara, 8-12 Agustus 2012.
"Star Travel sudah berkoordinasi dengan kami bahwa akan mendatangkan sekitar 30 turis Cina. Pihak travel sudah memastikannya," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kretatif (Disparekraf) Kota Tomohon, Gerardus Mogi, di Tomohon, Sabtu.
Dia menambahkan, selain wisatawan mancanegara yang sudah dipastikan hadir, beberapa kabupaten/kota yang pernah diundang sebelumnya dan tidak menjadi peserta, akan membawa warganya menghadiri pelaksanaan ToF.
"Seperti Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah. Mereka memang tidak menjadi peserta. Tapi pemerintah setempat sudah berkoordinasi dengan kami akan memboyong sejumlah warga melihat momen ini," kata dia.
Selain turis mancanegara, kata dia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sudah memberikan konfirmasi akan membawa lima jurnalis dari negara tetangga Filipina selama lima hari.
Gerardus mengatakan, kunjungan jurnalis Filipina selain merekam jalannya TOF, juga akan mengeksplorasi potensi-potensi wisata, seni dan budaya di Kota Tomohon untuk dipromosikan.
"Keanekaragaman seni dan budaya, peninggalan bersejarah, potensi florikultura, dan keindahan alam, dapat menjadi potensi wisata di daerah ini. Tinggal bagaimana sekarang ini kita mengembangkannya lewat promosi yang lebih intensif," kata dia.
Dia mengatakan, dilaksanakannya "Tournament of Flower" tahun ini bertujuan mempromosikan kekhasan potensi-potensi seni dan budaya, florikutura, potensi wisata serta menunjukkan bahwa Kota Tomohon adalah kota yang aman dan nyaman untuk dikunjungi.
"Semakin banyak kita promosi, akan semakin banyak orang mengenal dekat rupa Kota Tomohon. Semakin dikenal dekat akan menggerakkan orang untuk datang dan kemungkinan bisa berinvestasi di daerah ini, karena kita kaya potensi sumber daya alam," katanya.(PSO-305)
"Star Travel sudah berkoordinasi dengan kami bahwa akan mendatangkan sekitar 30 turis Cina. Pihak travel sudah memastikannya," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kretatif (Disparekraf) Kota Tomohon, Gerardus Mogi, di Tomohon, Sabtu.
Dia menambahkan, selain wisatawan mancanegara yang sudah dipastikan hadir, beberapa kabupaten/kota yang pernah diundang sebelumnya dan tidak menjadi peserta, akan membawa warganya menghadiri pelaksanaan ToF.
"Seperti Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah. Mereka memang tidak menjadi peserta. Tapi pemerintah setempat sudah berkoordinasi dengan kami akan memboyong sejumlah warga melihat momen ini," kata dia.
Selain turis mancanegara, kata dia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sudah memberikan konfirmasi akan membawa lima jurnalis dari negara tetangga Filipina selama lima hari.
Gerardus mengatakan, kunjungan jurnalis Filipina selain merekam jalannya TOF, juga akan mengeksplorasi potensi-potensi wisata, seni dan budaya di Kota Tomohon untuk dipromosikan.
"Keanekaragaman seni dan budaya, peninggalan bersejarah, potensi florikultura, dan keindahan alam, dapat menjadi potensi wisata di daerah ini. Tinggal bagaimana sekarang ini kita mengembangkannya lewat promosi yang lebih intensif," kata dia.
Dia mengatakan, dilaksanakannya "Tournament of Flower" tahun ini bertujuan mempromosikan kekhasan potensi-potensi seni dan budaya, florikutura, potensi wisata serta menunjukkan bahwa Kota Tomohon adalah kota yang aman dan nyaman untuk dikunjungi.
"Semakin banyak kita promosi, akan semakin banyak orang mengenal dekat rupa Kota Tomohon. Semakin dikenal dekat akan menggerakkan orang untuk datang dan kemungkinan bisa berinvestasi di daerah ini, karena kita kaya potensi sumber daya alam," katanya.(PSO-305)
Pewarta :
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Wisata & Budaya
Lihat Juga
Pepadi Apresiasi Wali Kota Bandarlampung lestarikan budaya Indonesia
23 February 2020 11:31 WIB, 2020
Potensi rugi akibat berkurangnya wisman China mencapai 2,8 miliar dolar
13 February 2020 17:24 WIB, 2020
Wapres dorong dunia pariwisata dapat berinovasi sikapi dampak corona
10 February 2020 16:03 WIB, 2020