Menkumham lantik Widodo Ekatjahjana jabat Plt Dirjen Imigrasi
Rabu, 30 Juni 2021 19:22 WIB
Plt Dirjen Imigrasi Widodo Ekatjahjana. (ANTARA/HO-Humas Kemenkumham)
Jakarta (ANTARA) - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly menunjuk Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kemenkumham Widodo Ekatjahjana sebagai pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi menggantikan Jhoni Ginting yang memasuki masa pensiun.
"Kepada rekan-rekan sejawat, saya menyampaikan terima kasih untuk seluruh dukungan dan bantuannya selama ini," kata Jhoni Ginting melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.
Jhoni berharap Plt Dirjen Imigrasi yang baru dapat melaksanakan pekerjaan dengan baik dan merampungkan pekerjaan yang belum terselesaikan secara baik.
Sementara itu, Plt Dirjen Imigrasi Widodo Ekatjahjana menyatakan akan terus berupaya mengikuti perkembangan tugas dan fungsi keimigrasian. Kebijakan keimigrasian menitikberatkan pembatasan mobilitas orang masuk dan keluar Indonesia sebagai penanggulangan penyebaran COVID-19.
Ia memahami di waktu bersamaan pemerintah berupaya melakukan pemulihan ekonomi nasional dalam masa adaptasi kebiasaan baru sehingga terdapat penyesuaian terhadap kebijakan keimigrasian.
"Hal ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi saya yang diberikan kepercayaan oleh Bapak Menteri Hukum dan HAM," ujar dia.
Oleh karena itu, ia meminta dukungan dari semua pihak khususnya jajaran imigrasi untuk membantu menjalankan tugas-tugas yang dipercayakan.
Menkumham Yasonna Laoly mengatakan sosok Jhoni Ginting yang memasuki masa purnabakti telah berhasil membuktikan diri sebagai pemimpin di masa-masa sulit.
"Sesuatu yang tidak mudah menjadi pemimpin di masa-masa sulit dan kondisi yang tidak normal akibat pandemi ini. Tentu saja hal ini menjadi tantangan yang tidak biasa," kata Yasonna.
Ia mengatakan keputusan-keputusan sulit harus dibuat dalam waktu yang cepat, namun dengan tetap mempertimbangkan risiko serta menghitung biaya dan manfaat dari kebijakan yang dibuat.
Kepada Plt Dirjen Imigrasi yang baru, Yasonna berharap agar selalu sigap serta bisa berpacu antara penyesuaian, pembelajaran dan pelaksanaan tugas dalam satu waktu.
"Kepada rekan-rekan sejawat, saya menyampaikan terima kasih untuk seluruh dukungan dan bantuannya selama ini," kata Jhoni Ginting melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.
Jhoni berharap Plt Dirjen Imigrasi yang baru dapat melaksanakan pekerjaan dengan baik dan merampungkan pekerjaan yang belum terselesaikan secara baik.
Sementara itu, Plt Dirjen Imigrasi Widodo Ekatjahjana menyatakan akan terus berupaya mengikuti perkembangan tugas dan fungsi keimigrasian. Kebijakan keimigrasian menitikberatkan pembatasan mobilitas orang masuk dan keluar Indonesia sebagai penanggulangan penyebaran COVID-19.
Ia memahami di waktu bersamaan pemerintah berupaya melakukan pemulihan ekonomi nasional dalam masa adaptasi kebiasaan baru sehingga terdapat penyesuaian terhadap kebijakan keimigrasian.
"Hal ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi saya yang diberikan kepercayaan oleh Bapak Menteri Hukum dan HAM," ujar dia.
Oleh karena itu, ia meminta dukungan dari semua pihak khususnya jajaran imigrasi untuk membantu menjalankan tugas-tugas yang dipercayakan.
Menkumham Yasonna Laoly mengatakan sosok Jhoni Ginting yang memasuki masa purnabakti telah berhasil membuktikan diri sebagai pemimpin di masa-masa sulit.
"Sesuatu yang tidak mudah menjadi pemimpin di masa-masa sulit dan kondisi yang tidak normal akibat pandemi ini. Tentu saja hal ini menjadi tantangan yang tidak biasa," kata Yasonna.
Ia mengatakan keputusan-keputusan sulit harus dibuat dalam waktu yang cepat, namun dengan tetap mempertimbangkan risiko serta menghitung biaya dan manfaat dari kebijakan yang dibuat.
Kepada Plt Dirjen Imigrasi yang baru, Yasonna berharap agar selalu sigap serta bisa berpacu antara penyesuaian, pembelajaran dan pelaksanaan tugas dalam satu waktu.
Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
MenkumHam waspadai adanya pelanggaran HAM terkait pengungsi Rohingya
11 December 2023 7:27 WIB, 2023
Terpopuler - Hukum & Keamanan
Lihat Juga
Kemenkum Sulteng kawal pendaftaran IG Kopi Batui-Durian Asaan Pagimana Banggai
29 January 2026 14:54 WIB