Ukraina minta Apple blokir Rusia
Sabtu, 26 Februari 2022 13:50 WIB
Ilustrasi - (REUTERS/FRANCIS MASCARENHAS)
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Ukraina meminta bos Apple Inc, Tim Cook, mengurangi produk dan memblokir akses App Store di Rusia.
Wakil Perdana Menteri dan Menteri Transformasi Digital Ukraina, Mykhailo Fedorov, dikutip dari Reuters, mengunggah di media sosial salinan surat kepada Cook agar "berhenti memasok produk dan layanan Apple kepada Federasi RUsia, termasuk memblokir akses App Store".
Apple tidak berkomentar atas isu ini. Fedorov mengatakan bahwa di tahun ini, teknologi adalah "jawaban terbaik untuk tank, roket dan misil".
Fedorov juga meminta Amerika Serikat memberikan dukungan berupa sanksi terhadap Rusia.
Tim Cook melalui Twitter menyatakan kekhawatirannya terhadap Ukraina.
"Saya sangat khawatir terhadap situasi di Ukraina. Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk tim kami...dan kami akan mendukung aksi kemanusiaan lokal," kata Cook.
Presiden Rusia Vladimir Putin melancarkan invasi ke Ukraina dari bagian utara, timur dan selatan sejak Kamis (24/2).
Aksi Rusia ini dianggap berbahaya bagi kesepakatan Eropa setelah Perang Dingin.
Wakil Perdana Menteri dan Menteri Transformasi Digital Ukraina, Mykhailo Fedorov, dikutip dari Reuters, mengunggah di media sosial salinan surat kepada Cook agar "berhenti memasok produk dan layanan Apple kepada Federasi RUsia, termasuk memblokir akses App Store".
Apple tidak berkomentar atas isu ini. Fedorov mengatakan bahwa di tahun ini, teknologi adalah "jawaban terbaik untuk tank, roket dan misil".
Fedorov juga meminta Amerika Serikat memberikan dukungan berupa sanksi terhadap Rusia.
Tim Cook melalui Twitter menyatakan kekhawatirannya terhadap Ukraina.
"Saya sangat khawatir terhadap situasi di Ukraina. Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk tim kami...dan kami akan mendukung aksi kemanusiaan lokal," kata Cook.
Presiden Rusia Vladimir Putin melancarkan invasi ke Ukraina dari bagian utara, timur dan selatan sejak Kamis (24/2).
Aksi Rusia ini dianggap berbahaya bagi kesepakatan Eropa setelah Perang Dingin.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
SAR Palu temukan nelayan hilang di perairan Parigi Moutong dalam kondisi selamat
21 January 2026 21:06 WIB
Polda-Sulteng terjunkan tim investigasi usut kasus pembakaran kantor PT RCP
06 January 2026 15:25 WIB