Logo Header Antaranews Sulteng

Tim-SAR gabungan evakuasi penumpang KM Lapopo Expres mati mesin di Banggai Laut

Jumat, 6 Maret 2026 14:12 WIB
Image Print
Tim SAR gabungan mengevakuasi 17 penumpang KM Lapopo Expres yang mengalami mati mesin di perairan Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, Kamis (5/3/2026). ANTARA/HO-Kansar Palu

Palu (ANTARA) - Tim SAR gabungan mengevakuasi 17 penumpang KM Lapopo Expres yang mengalami masalah teknis mati mesin di perairan Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah.

“Kapal mengalami mati mesin di perairan Matanga, Kabupaten Banggai Laut. Kami menerima laporan dari keluarga korban pada Kamis (5/3) sekitar pukul 17.25 Wita,” kata Koordinator Unit Siaga SAR Banggai Laut Erdiansyah melalui keterangan tertulis yang diterima di Palu, Jumat.

Dilaporkan kapal mengalami gangguan mesin sekitar pukul 09.15 Wita saat berada di perairan Matanga, Kabupaten Banggai Laut. Lokasi kejadian berada pada koordinat 1°40'22.92"S - 123°47'40.44"E, arah tenggara dari Unit Siaga SAR Banggai Laut.

Pada operasi pencarian dan penyelamatan, tim SAR menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) termasuk pembagian tugas personel sesuai rencana operasi. Para personel juga dituntut tetap mengedepankan standar operasional prosedur (SOP) Basarnas.

“Pada pukul 19.45 Wita Tim SAR gabungan menemukan posisi kapal pada jarak sekitar 2,2 kilometer dari lokasi kejadian. Selanjutnya seluruh korban dievakuasi menuju Pelabuhan Kaukes, Kecamatan Bokan Kepulauan,” ujarnya.

Kata dia, semua penumpang dievakuasi dalam keadaan sehat. Setelah tiba di Pelabuhan Kaukes para korban diserahkan kepada pihak keluarga.

Ia juga meminta penyedia jasa transportasi laut agar mengedepankan standar keselamatan pelayaran, dan sebelum berlayar pastikan pengecekan komponen mesin dan komponen penting lainnya.

“Kami melibatkan pihak Syahbandar, BPBD, PMI dan Masyarakat setempat pada pencarian korban. Setelah semua penumpang berhasil di evakuasi, operasi SAR dinyatakan selesai,” ucap Erdiansyah.

Adapun para korban KM Lapopo Expres yang mengalami insiden mati mesin yakni Mashuri (Nahkoda), Laode Zaila, Seni, Iswanto, Zubaedah, Latutu, Hendrik, Rudi, Nely, Nyatuo, Mukmin, Risma, Fikri, Harsono, Budi, Undu, dan Henra.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026