Pangeran Arab Saudi puji Elon Musk pimpin Twitter
Jumat, 6 Mei 2022 11:54 WIB
Elon Musk. (REUTERS/DADO RUVIC)
Jakarta (ANTARA) - Pangeran Arab Saudi Alwaleed bin Talal menyatakan Elon Musk akan menjadi "pemimpin yang unggul" bagi Twitter.
"Saya yakin Anda akan menjadi pemimpin yang unggul bagi Twitter, untuk mendorong dan memaksimalkan potensi besarnya," kata Alwaleed di akun resminya, dikutip dari Reuters, Jumat.
Dia semula menentang tawaran Elon Musk membeli Twitter. Menurut dia, harga yang ditawarkan tidak mendekati nilai intrinsik mengingat prospek pertumbuhannya.
Belakangan, dia berubah pikiran dan menyambut baik "teman barunya".
"Kingdom Holding Company dan saya menantikan untuk menggerakkan 1,9 miliar dolar kami di Twitter 'baru' dan bergabung denganmu dalam perjalanan yang menyenangkan ini," kata Pangeran Alwaleed.
Kingdom Holding tidak memberikan keterangan lebih lanjut soal hal ini.
Elon Musk pada akhir April membeli platform mikroblog tersebut senilai 44 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp634 triliun.
Sang miliuner diperkirakan akan menjadi CEO sementara Twitter setelah akuisisi perusahaan selesai.
Parag Agrawal tetap menjadi CEO Twitter sampai proses penjualan perusahaan selesai.
"Saya yakin Anda akan menjadi pemimpin yang unggul bagi Twitter, untuk mendorong dan memaksimalkan potensi besarnya," kata Alwaleed di akun resminya, dikutip dari Reuters, Jumat.
Dia semula menentang tawaran Elon Musk membeli Twitter. Menurut dia, harga yang ditawarkan tidak mendekati nilai intrinsik mengingat prospek pertumbuhannya.
Belakangan, dia berubah pikiran dan menyambut baik "teman barunya".
"Kingdom Holding Company dan saya menantikan untuk menggerakkan 1,9 miliar dolar kami di Twitter 'baru' dan bergabung denganmu dalam perjalanan yang menyenangkan ini," kata Pangeran Alwaleed.
Kingdom Holding tidak memberikan keterangan lebih lanjut soal hal ini.
Elon Musk pada akhir April membeli platform mikroblog tersebut senilai 44 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp634 triliun.
Sang miliuner diperkirakan akan menjadi CEO sementara Twitter setelah akuisisi perusahaan selesai.
Parag Agrawal tetap menjadi CEO Twitter sampai proses penjualan perusahaan selesai.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menlu Saudi: tak ada normalisasi dengan Israel tanpa negara Palestina
22 January 2024 16:53 WIB, 2024
Menlu Retno dampingi Jokowi hadiri resepsi pernikahan Pangeran Mateen
15 January 2024 11:49 WIB, 2024
FKUB Kota Palu menolak politisasi rumah ibadah untuk kepentingan politik
27 July 2023 19:07 WIB, 2023
FKUB Kota Palu perkuat kampung moderasi beragama guna tingkatkan kerukunan
27 July 2023 19:06 WIB, 2023
Erick Thohir tawarkan kesejahteraan wasit apabila dirinya jadi Ketum PSSI
11 February 2023 16:12 WIB, 2023