Disney Gugat Perusahaan Tiongkok Soal Plagiarisme
Rabu, 22 Juni 2016 22:22 WIB
Ilustrasi (ist)
Shanghai (antarasulteng.com) - The Walt Disney Company menggugat tiga perusahaan asal Tiongkok ke pengadilan atas film animasi lokal berjudul "The Autobots" yang diduga menyalin unsur-unsur film milik perusahaan Amerika Serikat tersebut berjudul "Cars".
Sebuah pengadilan di Shanghai menggelar persidangan pada Selasa, di mana juru bicara Disney mengonfirmasi hal itu kepada Reuters.
Sebuah pernyataan menjelaskan bahwa sengketa tersebut lebih mempersoalkan pelanggaran hak cipta dan persaingan tidak sehat.
Disney baru-baru ini membuat terobosan di Tiongkok dengan membuka taman bermain di Shanghai senilai 5,5 miliar dollar AS, pertama di negara tersebut, sementara film animasi besutan Disney "Zootopia" dan "Big Hero 6" menjado box office di negara itu.
Perusahaan multimasional tersebut menghadapi persaingan ketat dengan pengembang taman lokal, animasi populer China serta perdagangan pernak-pernik Disney palsu.
Pihak berwenang China berjanji memberikan perlindungan merek dagang khusus untuk perusahaan tersebut.
"The Autobots" memancing kemarahan netizens di China ketika dirilis tahun lalu, karena menunjukkan beberapa kesamaan dengan "Cars", karya Disney Tahun 2006 yang dibintangi Owen Wilson dan sekuelnya pada tahun 2011. Adapun "Cars 3" akan dirilis tahun depan.
Zuo Jianlong , Direktur "The Autobots" untuk perusahaan produksi Blue MTV, menyatakan santai dengan putusan yang dijatuhkan.
"Banyak masyarakat internet membicarakannya sebagai plagiarisme, tetapi tampaknya dari sisi hukum, masalah ini cukup jelas, di akar tidak ada perilaku plagiarisme," katanya.
"Jika anda melihat kedua film tersebut dan membandingkan keduanya, anda akan tahu bahwa dua-duanya benar-benar berbeda," tambahnya.
Sementara pihak Disney menolak untuk berkomentar lebih jauh, demikian Reuters melaporkan.
Sebuah pengadilan di Shanghai menggelar persidangan pada Selasa, di mana juru bicara Disney mengonfirmasi hal itu kepada Reuters.
Sebuah pernyataan menjelaskan bahwa sengketa tersebut lebih mempersoalkan pelanggaran hak cipta dan persaingan tidak sehat.
Disney baru-baru ini membuat terobosan di Tiongkok dengan membuka taman bermain di Shanghai senilai 5,5 miliar dollar AS, pertama di negara tersebut, sementara film animasi besutan Disney "Zootopia" dan "Big Hero 6" menjado box office di negara itu.
Perusahaan multimasional tersebut menghadapi persaingan ketat dengan pengembang taman lokal, animasi populer China serta perdagangan pernak-pernik Disney palsu.
Pihak berwenang China berjanji memberikan perlindungan merek dagang khusus untuk perusahaan tersebut.
"The Autobots" memancing kemarahan netizens di China ketika dirilis tahun lalu, karena menunjukkan beberapa kesamaan dengan "Cars", karya Disney Tahun 2006 yang dibintangi Owen Wilson dan sekuelnya pada tahun 2011. Adapun "Cars 3" akan dirilis tahun depan.
Zuo Jianlong , Direktur "The Autobots" untuk perusahaan produksi Blue MTV, menyatakan santai dengan putusan yang dijatuhkan.
"Banyak masyarakat internet membicarakannya sebagai plagiarisme, tetapi tampaknya dari sisi hukum, masalah ini cukup jelas, di akar tidak ada perilaku plagiarisme," katanya.
"Jika anda melihat kedua film tersebut dan membandingkan keduanya, anda akan tahu bahwa dua-duanya benar-benar berbeda," tambahnya.
Sementara pihak Disney menolak untuk berkomentar lebih jauh, demikian Reuters melaporkan.
Pewarta : Sella Panduarsa Gareta
Editor : Rolex Malaha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Film "The Little Mermaid" membawa nostalgia dengan visual dan musik yang apik
28 May 2023 10:41 WIB, 2023
Ini dia cerita sutradara buat dunia bawah laut film "The Little Mermaid"
25 May 2023 15:49 WIB, 2023
"Ant-Man and The Wasp: Quantumania" kini resmi merilis di Disney+ Hotstar
20 May 2023 7:07 WIB, 2023
Terpopuler - Hiburan & Gaya Hidup
Lihat Juga
Pakar fertilitas: kesuburan bisa menurun karena terkena paparan asap rokok
23 February 2020 18:41 WIB, 2020
Bintang serial India "Swabhimaan" kagumi akan keindahan alam Indonesia
23 February 2020 0:56 WIB, 2020
Pakar Australia Prof. Anderson bagi ilmu bedah kraniofasial di Makassar
20 February 2020 3:16 WIB, 2020
Lokasi pemakaman Ashraf Sinclair di San Diego Hills Karawang dipesan mendadak
18 February 2020 18:22 WIB, 2020