Palu (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tengah mengatakan sampai hari ini jumlah jamaah haji asal provinsi itu yang meninggal dunia bertambah satu orang menjadi delapan orang.
 
"Innalilahi wa innailaihi rajiuun, sampai hari ini ada delapan anggota haji kita yang meninggal dunia. Berdasarkan laporan Ketua Kelompok Terbang (Kloter) 9 BPN, beliau (yang wafat) bernama Nai Kunrahu Masyora (77)," kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulteng Muchlis Aseng di Kota Palu, Senin.
 
Ia mengatakan satu orang haji yang wafat itu tergabung dalam Kloter 9 Embarkasi Balikpapan yang berasal dari Kabupaten Parigi Moutong.
 
Nai Kunrahu Masyora meninggal karena sakit pada Minggu (16/7) sekitar pukul 14.30 Waktu Arab Saudi (WAS) di Hotel Alwahdat 2, kamar 770, Kota Mekkah, Arab Saudi.
 
Muchlis mengemukakan bahwa Nai Kunrahu Masyora sebelumnya memiliki riwayat stroke serta riwayat hipertensi.
 
"Awalnya beliau muntah-muntah, kemudian mengalami muntah bercampur darah, dan penurunan kesadaran serta demam, hingga akhirnya meninggal dunia," katanya.
 
Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga haji yang meninggal dan mendoakan agar Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengampuni dosa-dosanya dan menempatkan almarhum di dalam surga.
 
Sementara itu rombongan pertama haji asal Sulawesi Tengah yang tergabung dalam Kloter 9 Embarkasi Balikpapan dijadwalkan tiba di Kota Palu pada 20 Juli 2023.

Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor : Andilala
Copyright © ANTARA 2024