Surabaya (ANTARA) - Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares mewaspadai para pemain depan Persebaya Surabaya seperti Paulo Victor dan penggantinya Wildan Ramdhani karena keduanya dinilai cukup berkualitas.

"Atau Sho Yamamoto yang bisa bermain di posisi tersebut," ujar Bernardo dalam keterangannya di Surabaya, Jumat.

Namun, lanjut dia, jika Paulo Victor tidak bisa bermain maka akan menjadi kejutan bagi dirinya.

"Kalau memang bisa main kami semua sudah tahu bagaimana Victor, namun jika tidak, pemain penggantinya akan menjadi surprise bagi kami," kata pemilik nama lengkap Fernando José Bernardo Tavares tersebut.

Menurut dia, pertandingan melawan Persebaya akan menjadi pertandingan yang sulit bagi timnya dalam laga pekan kesembilan Liga 1 Indonesia musim 2023/2024 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jumat sore.

"Pertandingan itu akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami, kami akan melawan tim yang bagus dan pada dua pertandingan terakhir Persebaya membukukan kemenangan," ucapnya

Pelatih asal Portugal tersebut menjelaskan dengan hasil baik di dua laga akan membuat motivasi para pemain tim yang berjuluk Bajol Ijo tersebut cukup tinggi.

"Mereka mempunyai pemain lokal dan asing yang bagus, tentu juga dengan para pemain mudanya yang memiliki potensi," katanya.



Terlebih, lanjutnya, timnya selalu tampak kesulitan saat bermain di kandang Persebaya sehingga para pemain klub berjuluk Juku Eja tersebut harus bekerja lebih keras jika ingin meraih kemenangan.

"Jika kami ingin menang, harus bekerja lebih keras lagi untuk melawan Persebaya," tuturnya.

Sementara itu, pemain PSM Makassar Everton Nascimento menyatakan sudah siap untuk menghadapi laga melawan Persebaya meskipun baru tiba di Surabaya.

Saat ini, menurut catatan LIB, klub kebanggaan Arek-Arek Suroboyo tersebut menempati peringkat ke-12 dengan meraih 11 poin dari delapan pertandingan.

Sementara lawannya, PSM Makassar menempati posisi ke-10 dengan total poin sama dan jumlah pertandingan sama pula.

 

Pewarta : Abdul Hakim/Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Andriy Karantiti
Copyright © ANTARA 2024