Parigi, Sulteng (ANTARA) - Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah Erwin Burase mengajak Koperasi Merah Putih di kabupaten itu manfaatkan potensi sumber daya di desa/kelurahan untuk pengembangan bisnis.
"Koperasi ini dibentuk untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dengan memanfaatkan potensi-potensi yang ada di wilayah masing-masing," kata Erwin Burase saat menyerahkan akta notaris Koperasi Merah Putih berlangsung di Tolai Parigi Moutong, Selasa.
Ia mengemukakan, Koperasi Merah Putih dibentuk untuk memfasilitasi pengembangan kegiatan usaha guna memperkuat ekonomi desa secara mandiri dan berkelanjutan melalui prinsip gotong royong.
Dengan memberdayakan masyarakat setempat sebagai pelaku bisnis, kemudian koperasi juga perlu sinergitas dengan Badan Usaha Milik Desa (BumDes), supaya tidak terjadi tumpang tindih.
"Masing-masing desa memiliki potensi yang dapat di kembangkan, maka pengurus koperasi dituntut harus inovasi dan memiliki visi yang kuat, supaya manfaatnya dapat dirasakan masyarakat desa/kelurahan," ujarnya.
Ia juga mengingatkan pengurus koperasi sebelum menentukan bisnis yang dikembangkan perlu melakukan kajian terlebih dahulu, supaya tidak gegabah dalam menentukan kegiatan usaha yang dijalankan.
Sebanyak 283 Koperasi Merah Putih di Parigi Moutong telah memiliki badan hukum yang tersebar di 283 desa/kelurahan pada 23 kecamatan di kabupaten itu.
"Penyertaan modal harus dikelola secara profesional dan kegiatan usah dijalankan tentu harus memberikan dampak keuntungan terhadap koperasi, karena koperasi menjalankan kegiatan bisnis maka di dalamnya berbicara laba," turut Erwin.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Parigi Moutong Sofiana Pandean menjelaskan ada sejumlah tahapan dilalui dalam pembentukan Koperasi Merah Putih, mulai dari sosialisasi, musyawarah desa dikoordinir instansi teknis terkait.
Hingga pada tahap penyerahan badan hukum (akta notaris), Dinas Koperasi dan UMKM terus mengawal berbagai tahapan lanjutan, ke depan ada tahapan pengukuhan seluruh pengurus Koperasi, lalu rapat koordinasi pelaksanaan teknis.
"Kami juga menunggu petunjuk teknis (juknis) sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," ucapnya.
Secara nasional, pemerintah pusat menargetkan 80 ribu Koperasi Merah Putih untuk pemerataan ekonomi maupun penguatan ketahanan pangan.
"Parigi Moutong memiliki sejumlah sektor unggulan seperti pertanian, kelautan dan perikanan maka sektor-sektor ini perlu dimanfaatkan untuk pengembangan bisnis melalui koperasi," turut Fofiana.