Jakarta (ANTARA) - Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha meminta pasukannya tidak melakukan kesalahan atau zero mistake dalam menjalankan tugas pengamanan presiden saat perayaan HUT Ke-80 RI di Istana Negara.
"Agenda nasional beresiko tinggi ini menuntut Paspampres untuk bertugas secara profesional namun tetap humanis, dan berpegang teguh pada prinsip zero mistake, tidak ada ruang sedikitpun bagi kelengahan sebab kesalahan sekecil apapun akan berdampak secara nasional dan terhadap maruah bangsa", kata Edwin saat memimpin apel pasukan di Jakarta, Rabu (6/8) seperti dikutip siaran pers resmi yang diterima ANTARA, Kamis.
Menurut Edwin, seluruh pasukannya harus memiliki kesadaran kolektif bahwa tugas pengamanan HUT RI adalah tugas strategis yang menyangkut kehormatan negara di mata dunia.
Oleh karena itu, kata Edwin, para pasukannya harus bekerja dengan profesional demi memastikan perayaan HUT di Istana Negara berjalan dengan lancar.
Dalam apel tersebut, Edwin juga memeriksa beragam alat utama sistem senjata (alutsista) dan seluruh satuan paspampres yang akan terlibat dalam pengamanan HUT RI.
"Personel yang mengikuti apel meliputi seluruh Grup Paspampres, Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan, Batalyon Kavaleri, Timsus Penjinak Bahan Peledak dan Nuklir-Biologi-Kimia Detasemen Deteksi, unsur medis, unsur komunikasi dan intelijen," ujar Edwin.
"Saya juga melakukan pengecekan berlapis dan holistik untuk memastikan semua prajurit memahami dan menguasai tugas serta melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab," katanya lagi.
Dengan adanya persiapan tersebut, Edwin memastikan seluruh personel Paspampres akan menjalankan tugas dengan maksimal dalam mengamankan jalannya HUT RI di Istana Negara.
Danpaspampres: Pasukan harus 'zero mistake' saat HUT ke-80 RI
Kamis, 7 Agustus 2025 9:40 WIB
Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha saat apel pasukan di Jakarta, Rabu (7/8/2025). ANTARA/HO-Pen Paspampres
Pewarta : Walda Marison
Editor : Andriy Karantiti
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Indonesia kirim bantuan ke Gaza seberat 30 ton, dua perwira TNI ikut serta
02 November 2023 16:00 WIB, 2023