Jakarta (ANTARA) - Bubble tea, minuman yang cukup populer di sebagian kalangan masyarakat, belakangan menjadi sorotan terutama mengenai kandungan gizinya. Lalu, apakah minuman ini tak menyehatkan tubuh?
Seperti dilansir laman Livestrong, bubble tea ternyata tak terlalu bergizi. Kendati memang, teh mengandung antioksidan yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker.
Bubble atau butiran mutiara dalam minuman terbuat dari tapioka. Lalu untuk menghasilkan rasa manis, seringkali kali gula dan terkadang susu kental manis ditambahkan.
Gula inilah yang membuat minuman ini tinggi kalori sehingga sulit masuk ke dalam diet sehat.
Biasanya satu porsi bubble tea mengandung 1/2 cangkir mutiara berbahan tapioka, 1/4 cangkir gula dan 1/8 cangkir susu kental manis. Kandungan ini menambahkan sekitar 453 kalori ke dalam diet Anda.
Sementara batas aman konsumsi gula tambahan menurut Asosiasi Jantung Amerika yaitu 6 sendok teh untuk wanita dan 9 sendok teh untuk pria per hari.
Sebenarnya, ada cara agar bubble tea bisa sedikit lebih menyehatkan. Caranya, coba ganti gula biasa dengan menggunakan 1 sendok makan brown sugar.
Lalu, tukar susu kental manis dengan susu rendah lemak serta santan. Dengan begitu, kalori bubble tea sekitar 150 per porsi.
Apa benar, bubble tea tak menyehatkan?
Minggu, 16 Juni 2019 16:48 WIB
Bubble tea (Shutterstock)
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pengen tau cara menyeduh teh celup agar tetap bermanfaat bagi tubuh
18 November 2023 13:38 WIB, 2023
Terpopuler - Hiburan & Gaya Hidup
Lihat Juga
Pakar fertilitas: kesuburan bisa menurun karena terkena paparan asap rokok
23 February 2020 18:41 WIB, 2020
Bintang serial India "Swabhimaan" kagumi akan keindahan alam Indonesia
23 February 2020 0:56 WIB, 2020
Pakar Australia Prof. Anderson bagi ilmu bedah kraniofasial di Makassar
20 February 2020 3:16 WIB, 2020
Lokasi pemakaman Ashraf Sinclair di San Diego Hills Karawang dipesan mendadak
18 February 2020 18:22 WIB, 2020