Sule dan Olga Harus Hati-Hati
Senin, 4 Maret 2013 10:38 WIB
Sule (FOTO ANTARA/Teresia May)
Bogor (antarasulteng.com) - Pemerhati musik Bens Leo mengingatkan Olga Saputra dan Sule untuk berhati-hati dengan posisi puncak popularitasnya yang rentan dengan godaan dan keberadaan orang-orang yang ingin menjerumuskan mereka.
"Kasus Raffi Ahmad menjadi pembelajaran buat semua. Ketika artis berada di posisi puncak itu sangat rentan untuk dijerumuskan," kata Bens Leo saat mengisi acara forum diskusi kelompok yang diselenggarakan Direktora Pasca Rehabilitasi Deputi Badan Narkotika Nasiona (BNN) di UPT Rehabilitasi dan Terapi, Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.
Menurut Bens, Olga dan Sule sosok entertein yang sedang berada di puncak popularitas.
Kebanyakan artis yang berada di puncak popularitas acap kali tersandung masalah hingga menenggelamkan karirnya.
Salah satu masalah yang mengintai para artis adalah penyalahgunaan narkotika. Contoh kasus seperti Slank, Semmy Simorangkir dan pentolan band Godbless.
"Berhati-hati pada saat berada di tangga puncak, karena pada posisi itu godaan datang. Jangan sekali-sekali mencoba obat-obat terlarang. Ini sangat berbahaya," katanya.
Bens menjelaskan, saat artis berada di puncak popularitas, banyak penggemar, puncak kreatifitas yang luar biasa, sehingga tidak mengurusi siapa urusan rumah.
Rumah dibiarkan terbuka untuk siapa saja. Bermacam orang datang ke rumah, sehingga artis tersebut lengah.
"Artis saking terkenalnya menjadi baik sekali, penghasilan banyak, digemarin. Ini sangat berbahaya jika tidak ada manajemen yang baik," ujar Bens.
"Kasus Raffi Ahmad menjadi pembelajaran buat semua. Ketika artis berada di posisi puncak itu sangat rentan untuk dijerumuskan," kata Bens Leo saat mengisi acara forum diskusi kelompok yang diselenggarakan Direktora Pasca Rehabilitasi Deputi Badan Narkotika Nasiona (BNN) di UPT Rehabilitasi dan Terapi, Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.
Menurut Bens, Olga dan Sule sosok entertein yang sedang berada di puncak popularitas.
Kebanyakan artis yang berada di puncak popularitas acap kali tersandung masalah hingga menenggelamkan karirnya.
Salah satu masalah yang mengintai para artis adalah penyalahgunaan narkotika. Contoh kasus seperti Slank, Semmy Simorangkir dan pentolan band Godbless.
"Berhati-hati pada saat berada di tangga puncak, karena pada posisi itu godaan datang. Jangan sekali-sekali mencoba obat-obat terlarang. Ini sangat berbahaya," katanya.
Bens menjelaskan, saat artis berada di puncak popularitas, banyak penggemar, puncak kreatifitas yang luar biasa, sehingga tidak mengurusi siapa urusan rumah.
Rumah dibiarkan terbuka untuk siapa saja. Bermacam orang datang ke rumah, sehingga artis tersebut lengah.
"Artis saking terkenalnya menjadi baik sekali, penghasilan banyak, digemarin. Ini sangat berbahaya jika tidak ada manajemen yang baik," ujar Bens.
Pewarta : Laily Rahmawati
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hiburan & Gaya Hidup
Lihat Juga
Pakar fertilitas: kesuburan bisa menurun karena terkena paparan asap rokok
23 February 2020 18:41 WIB, 2020
Bintang serial India "Swabhimaan" kagumi akan keindahan alam Indonesia
23 February 2020 0:56 WIB, 2020
Pakar Australia Prof. Anderson bagi ilmu bedah kraniofasial di Makassar
20 February 2020 3:16 WIB, 2020
Lokasi pemakaman Ashraf Sinclair di San Diego Hills Karawang dipesan mendadak
18 February 2020 18:22 WIB, 2020