Kemenpora beri bonus bagi tim bulutangkis junior
Rabu, 16 Oktober 2019 7:09 WIB
Tim bulutangkis junior Indonesia bersama manajer tim Susy Susanti tiba di Indonesia usai mengikuti Kejuaraan Dunia Junior (WJC) 2019 di Kazan, Rusia, dengan disambut Ketua Pengprov PBSI DKI Jakarta Alex Tirta, Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto, dan Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI Raden Isnanta di Jakarta, Selasa. (Antaranews/Roy Rosa Bachtiar)
Tangerang (ANTARA) - Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta menuturkan pihaknya akan memberikan bonus kepada tim bulutangkis junior yang menjadi juara turnamen beregu Kejuaraan Dunia Junior (WJC) 2019 di Kazan, Rusia.
Dalam konferensi pers di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa malam, Isnanti menuturkan Kemenpora akan memberikan bonus namun belum bisa memastikan berapa besarannya.
"Kami bisa memastikan ada apresiasi. Minimal doa, yang maksimal kita nanti tunggu pak menteri karena beliau masih mengurus pekerjaannya," tutur Isnanta.
Dalam acara penyambutan tim bulutangkis junior di Bandara Soekarno-Hatta, Plt Menpora Muhammad Hanif Dhakiri dijadwalkan hadir namun berhalangan sehingga diwakilkan kepada Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta.
Pada sambutannya, Isnanta memuji tim bulutangkis junior yang berhasil mencetak sejarah dengan meraih medali emas pada turnamen beregu dan membawa pulang Piala Suhandinata untuk pertama kalinya dalam 17 tahun diadakannya kejuaraan tersebut.
"Selama 17 tahun Indonesia menunggu piala itu untuk singgah di sini, penantiannya sangat panjang. Alhamdulillah di tahun 2019 tim junior memberikan kado indah utk Indonesia," kata Isnanta.
Ia meyakini, kemenangan gemilang itu juga menampik anggapan negatif bahwa generasi bulutangkis setelah Susy Susanti menjadi semakin meredup.
"Kami mewanti-wanti perjalanan masih panjang, yang kemarin kalian kalahkan di Rusia pasti akan mencoba lagi agar menjadi lebih bagus. Yakin kita bisa jadi yang terbaik di dunia, adik-adik harus siap menggantikan yang senior karena mereka akan tergerus waktu," ujar Isnanta.
Dalam konferensi pers di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa malam, Isnanti menuturkan Kemenpora akan memberikan bonus namun belum bisa memastikan berapa besarannya.
"Kami bisa memastikan ada apresiasi. Minimal doa, yang maksimal kita nanti tunggu pak menteri karena beliau masih mengurus pekerjaannya," tutur Isnanta.
Dalam acara penyambutan tim bulutangkis junior di Bandara Soekarno-Hatta, Plt Menpora Muhammad Hanif Dhakiri dijadwalkan hadir namun berhalangan sehingga diwakilkan kepada Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta.
Pada sambutannya, Isnanta memuji tim bulutangkis junior yang berhasil mencetak sejarah dengan meraih medali emas pada turnamen beregu dan membawa pulang Piala Suhandinata untuk pertama kalinya dalam 17 tahun diadakannya kejuaraan tersebut.
"Selama 17 tahun Indonesia menunggu piala itu untuk singgah di sini, penantiannya sangat panjang. Alhamdulillah di tahun 2019 tim junior memberikan kado indah utk Indonesia," kata Isnanta.
Ia meyakini, kemenangan gemilang itu juga menampik anggapan negatif bahwa generasi bulutangkis setelah Susy Susanti menjadi semakin meredup.
"Kami mewanti-wanti perjalanan masih panjang, yang kemarin kalian kalahkan di Rusia pasti akan mencoba lagi agar menjadi lebih bagus. Yakin kita bisa jadi yang terbaik di dunia, adik-adik harus siap menggantikan yang senior karena mereka akan tergerus waktu," ujar Isnanta.
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Luluk komentari performa pebulu tangkis Indonesia di Asian Games 2022
06 October 2023 13:53 WIB, 2023
Meilysa/Rachel ingin memberikan pembuktian di BNI Indonesia Masters 2023
07 September 2023 6:39 WIB, 2023
Tim bulu tangkis Indonesia targetkan delapan emas di ASEAN Para Games 2023
03 June 2023 7:11 WIB, 2023
PBSI ajukan perubahan pranata skor pertandingan pada Federasi Bulu Tangkis Dunia
04 April 2021 21:47 WIB, 2021