Mel Shandy Ajak Arek Surabaya Bernostlagia
Minggu, 28 April 2013 21:29 WIB
(FOTO ANTARA/Theresia May)
Surabaya (antarasulteng.com) - Penyanyi rock Mel Shandy Sabtu malam mengajak ratusan pencinta musik rock di Surabaya bernostalgia.
Mel membawakan lagu-lagu hits miliknya yang melejit tahun di akhir 80-an hingga 90-an pada acara "April Fiesta 2013" di halaman Balai Pemuda Surabaya, Sabtu malam.
"Sudah lama saya tidak ke Surabaya. Apa kabar Surabaya? Mari semuanya bernyanyi dan mengenang masa lalu," ujarnya menyapa penonton.
Mel Shandy yang tampil dengan balutan busana hitam-hitam dengan khasnya menggunakan jilbab serta pengikat kepala dan topi membawakan enam buah lagu, diantaranya berjudul "Acungkan Jarimu", "Nyanyian Badai", serta lagu yang paling terkenal "Bianglala".
Ia tetap tampil prima dengan suara-suara tinggi yang menjadi khasnya.
"Surabaya kota yang memiliki satu tempat di hati dan tidak pernah saya lupakan. Saya siap bernyanyi berapapun lagu asalkan semuanya ikut bernyanyi," kata penyanyi berusia 42 tahun tersebut sambil berteriak.
Ia tetap tampil prima dengan suara-suara tinggi yang menjadi khasnya.
Mel di masa awal kariernya antara lain menggondol juara "Lady Rockers" se-Jawa Barat pada 1986. Promotor Log Zhelebour tertarik melihat kemampuannya dan mereka bekerja sama melahirkan album "Biangala" pada 1989.
Sebelumnya, penyanyi bernama lengkap Melinda Susilarini itu punya album berjudul "Gacoan" pada 1986.
Mel membawakan lagu-lagu hits miliknya yang melejit tahun di akhir 80-an hingga 90-an pada acara "April Fiesta 2013" di halaman Balai Pemuda Surabaya, Sabtu malam.
"Sudah lama saya tidak ke Surabaya. Apa kabar Surabaya? Mari semuanya bernyanyi dan mengenang masa lalu," ujarnya menyapa penonton.
Mel Shandy yang tampil dengan balutan busana hitam-hitam dengan khasnya menggunakan jilbab serta pengikat kepala dan topi membawakan enam buah lagu, diantaranya berjudul "Acungkan Jarimu", "Nyanyian Badai", serta lagu yang paling terkenal "Bianglala".
Ia tetap tampil prima dengan suara-suara tinggi yang menjadi khasnya.
"Surabaya kota yang memiliki satu tempat di hati dan tidak pernah saya lupakan. Saya siap bernyanyi berapapun lagu asalkan semuanya ikut bernyanyi," kata penyanyi berusia 42 tahun tersebut sambil berteriak.
Ia tetap tampil prima dengan suara-suara tinggi yang menjadi khasnya.
Mel di masa awal kariernya antara lain menggondol juara "Lady Rockers" se-Jawa Barat pada 1986. Promotor Log Zhelebour tertarik melihat kemampuannya dan mereka bekerja sama melahirkan album "Biangala" pada 1989.
Sebelumnya, penyanyi bernama lengkap Melinda Susilarini itu punya album berjudul "Gacoan" pada 1986.
Pewarta : Fiqih Arfani
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hiburan & Gaya Hidup
Lihat Juga
Pakar fertilitas: kesuburan bisa menurun karena terkena paparan asap rokok
23 February 2020 18:41 WIB, 2020
Bintang serial India "Swabhimaan" kagumi akan keindahan alam Indonesia
23 February 2020 0:56 WIB, 2020
Pakar Australia Prof. Anderson bagi ilmu bedah kraniofasial di Makassar
20 February 2020 3:16 WIB, 2020
Lokasi pemakaman Ashraf Sinclair di San Diego Hills Karawang dipesan mendadak
18 February 2020 18:22 WIB, 2020