Badan Otoritas harapkan kemudahan akses ke kawasan pariwisata Labuhan Bajo
Sabtu, 16 November 2019 9:54 WIB
Salah satu pemandangan di destinasi pariwisata super prioritas Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur. (ANTARA/Satyagraha)
Labuhan Bajo, NTT (ANTARA) - Badan Otoritas Pariwisata Labuhan Bajo Flores mengharapkan kemudahan akses ke destinasi pariwisata super prioritas Labuhan Bajo di Nusa Tenggara Timur untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayah ini.
"Aksesibilitas harus diselesaikan level nasional, konektivitas antar destinasi itu kita jadikan strategi ke depan," kata Kepala Badan Otoritas Pariwisata Labuhan Bajo Flores Shana Fatina Sukarsono dalam temu media di Labuhan Bajo, NTT, Sabtu.
Shana mengatakan kemudahan akses dapat membuat tiket perjalanan udara ke wilayah wisata premium ini menjadi lebih murah dan terjangkau.
Selain itu, menurut dia, melalui kemudahan akses, wisatawan dapat mempunyai peluang untuk menghabiskan uang lebih banyak untuk berbelanja di tempat wisata.
"Kita inginnya teman-teman, bisa punya waktu lebih banyak di destinasi dan tinggallebih lama. Jadi sedapat mungkin kita elaborate biaya transportasi ke lokasi," katanya.
Dengan demikian, kegiatan pariwisata bisa meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat maupun mendorong pendapatan pelaku usaha kecil di wilayah yang terkenal dengan Taman Nasional Komodo ini.
"Jadi bukan hanya mengejar jumlah kedatangan, tapi juga kualitas melalui belanja per wisatawan yang harus banyak, karena ini bisa memberikan dampak langsung kepada masyarakat," kata Shana.
Saat ini, pemerintah telah berupaya untuk meningkatkan aksesibilitas ke Labuhan Bajo dengan memperbesar kapasitas Bandara Udara Komodo.
Pembenahan di bandara ini akan diupayakan dengan memperpanjang landasan pacu, menambah alat navigasi dan memperbesar kapasitas penumpang.
Berdasarkan data, jumlah kunjungan wisatawan ke wilayah Labuhan Bajo, yang menjadi kawasan destinasi super prioritas sejak 2017, di 2018 mencapai 163.054 orang.
Jumlah kunjungan ini antara lain mencakup kedatangan 91.870 wisatawan mancanegara dan 71.184 wisatawan nusantara.
Rata-rata total pengeluaran wisatawan selama berlibur di Kabupaten Manggarai Barat, tempat Labuhan Bajo berada, mencapai 977,43 dolar AS.
Kawasan ini juga menyumbang total PDRB sektor pariwisata pada 2017 hingga Rp16,4 miliar dengan rincian Rp14,1 miliar dari penyediaan akomodasi dan makan minum serta Rp2,3 miliar dari jasa lainnya.
"Aksesibilitas harus diselesaikan level nasional, konektivitas antar destinasi itu kita jadikan strategi ke depan," kata Kepala Badan Otoritas Pariwisata Labuhan Bajo Flores Shana Fatina Sukarsono dalam temu media di Labuhan Bajo, NTT, Sabtu.
Shana mengatakan kemudahan akses dapat membuat tiket perjalanan udara ke wilayah wisata premium ini menjadi lebih murah dan terjangkau.
Selain itu, menurut dia, melalui kemudahan akses, wisatawan dapat mempunyai peluang untuk menghabiskan uang lebih banyak untuk berbelanja di tempat wisata.
"Kita inginnya teman-teman, bisa punya waktu lebih banyak di destinasi dan tinggallebih lama. Jadi sedapat mungkin kita elaborate biaya transportasi ke lokasi," katanya.
Dengan demikian, kegiatan pariwisata bisa meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat maupun mendorong pendapatan pelaku usaha kecil di wilayah yang terkenal dengan Taman Nasional Komodo ini.
"Jadi bukan hanya mengejar jumlah kedatangan, tapi juga kualitas melalui belanja per wisatawan yang harus banyak, karena ini bisa memberikan dampak langsung kepada masyarakat," kata Shana.
Saat ini, pemerintah telah berupaya untuk meningkatkan aksesibilitas ke Labuhan Bajo dengan memperbesar kapasitas Bandara Udara Komodo.
Pembenahan di bandara ini akan diupayakan dengan memperpanjang landasan pacu, menambah alat navigasi dan memperbesar kapasitas penumpang.
Berdasarkan data, jumlah kunjungan wisatawan ke wilayah Labuhan Bajo, yang menjadi kawasan destinasi super prioritas sejak 2017, di 2018 mencapai 163.054 orang.
Jumlah kunjungan ini antara lain mencakup kedatangan 91.870 wisatawan mancanegara dan 71.184 wisatawan nusantara.
Rata-rata total pengeluaran wisatawan selama berlibur di Kabupaten Manggarai Barat, tempat Labuhan Bajo berada, mencapai 977,43 dolar AS.
Kawasan ini juga menyumbang total PDRB sektor pariwisata pada 2017 hingga Rp16,4 miliar dengan rincian Rp14,1 miliar dari penyediaan akomodasi dan makan minum serta Rp2,3 miliar dari jasa lainnya.
Pewarta : Satyagraha
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelni evakuasi wisatawan ke Lembar usai Bandara Labuan Bajo ditutup
11 November 2024 10:31 WIB, 2024
BPOLBF : Komunitas punya peran penting gerakan pariwisata Labuan Bajo
13 November 2023 9:20 WIB, 2023
Manggarai Barat targetkan kunjungan wisatawan mencapai 1 juta orang
18 September 2023 8:48 WIB, 2023
Kemenparekraf harap kawasan Parapuar Labuan Bajo mampu jaring investor
16 September 2023 12:29 WIB, 2023
Menteri ATR/Kepala BPN serahkan sertifikat seminari di Labuan Bajo
15 September 2023 10:28 WIB, 2023
AMMTC ke-17 Labuan Bajo bahas 10 isu prioritas kejahatan transnasional
21 August 2023 10:18 WIB, 2023
Terpopuler - Wisata & Budaya
Lihat Juga
Pepadi Apresiasi Wali Kota Bandarlampung lestarikan budaya Indonesia
23 February 2020 11:31 WIB, 2020
Potensi rugi akibat berkurangnya wisman China mencapai 2,8 miliar dolar
13 February 2020 17:24 WIB, 2020
Wapres dorong dunia pariwisata dapat berinovasi sikapi dampak corona
10 February 2020 16:03 WIB, 2020