Logo Header Antaranews Sulteng

Rupiah Kembali Melemah

Selasa, 26 November 2013 10:55 WIB
Image Print
(FOTO ANTARA/Eric Ireng)

Jakarta (antarasulteng.com) - Kurs rupiah pada Selasa pagi turun 216 poin dari posisi terakhir pada Senin (25/11) menjadi Rp11.738 per dolar AS dalam transaksi antarbank di Jakarta.

Analis Pasar Uang Monex Investindo Futures Zulfirman Basir mengatakan nilai tukar rupiah cenderung melemah menjelang publikasi data-data ekonomi Indonesia awal Desember mendatang.

"Investor di pasar keuangan dalam negeri sedikit cemas dengan berlarutnya defisit neraca perdagangan Indonesia, tingginya inflasi, dan perlambatan ekonomi Indonesia," kata dia.

Selain itu, lanjut dia, pelaku pasar juga masih mengkhawatirkan kemungkinan pengurangan stimulus moneter yang akan dilakukan oleh the Federal Reserve Amerika Serikat dalam waktu dekat.

Ia memperkirakan rupiah akan diperdagangkan di kisaran Rp11.625 dan Rp11.895 per dolar AS hari ini.

Sementara analis pasar uang Bank Mandiri, Rully Arya Wisnubroto, mengatakan selama belum ada kepastian sentimen dari global, terutama the Fed, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS cenderung akan tertekan.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026