Logo Header Antaranews Sulteng

Wali Kota : ARB Tidak Bawa Partai Ke Sekolah

Senin, 16 Desember 2013 13:07 WIB
Image Print
Pemain sinetron Nia Ramadhani (tengah) berpose di tengah kerumunan pelajar usai berdialog di sekolah tersebut bersama capres sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Abu Rizal Bakrie (kiri) di SMK 2 Palu, Sulawesi Tengah, Senin (16/12). Nia menyatakan, setelah vakum, tahun 2014 dirinya akan terjun lagi ke
Anak-anak kita ini sudah bisa berkarya, tapi itu tidak cukup, maka perlu motivasi dari orang-orang sukses

Palu, (antarasulteng.com) - Wali Kota Palu Rusdy Mastura mengatakan kunjungan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie ke SMK Negeri 2 Palu, Senin siang tidak membawa-bawa nama partai dan calon Presiden RI.

"Beliau datang hanya memberikan motivasi kepada siswa, saya sudah bilang jangan bawah-bawah simbol partai Golkar ke sekolah, makanya coba lihat tidak ada warna kuning," kata dia di sela-sela kunjungan Aburizal Bakrie ke SMK Negeri 2 Palu, Senin.

Aburizal datang ke Palu dengan sejumlah agenda diantaranya berkunjung ke pasar tradisional dan industri rotan.

Bakal calon presiden dari Partai Golkar itu membawa serta anak mantunya Nia Ramadhani.

Menurut Rusdy Mastura, kehadiran Aburizal ke sekolah sangat penting dalam mendorong semangat anak-anak daerah dalam meraih sukses.

"Anak-anak kita ini sudah bisa berkarya, tapi itu tidak cukup, maka perlu motivasi dari orang-orang sukses," katanya.

Cudi, panggilan Rusdy Mastura mengatakan siswa perlu terus didorong agar semangatnya dibangun sehingga terus terpanggil untuk berkarya dan menjadi orang sukses.

"Contoh saya ini tidak punya sekolah tinggi, tapi karena motivasi saya bisa jadi wali kota," katanya.

Kunjungan Aburizal ke SMK Negeri 2 Palu disambut antusias siswa di sekolah itu. Antusias siswa memuncak saat Nia Ramadhani muncul sesaat sebelum acara dimulai.

Aburizal juga memberikan kesempatan kepada Nia untuk menyapa ratusan siswa dan guru yang ikut diacara tersebut.

Aburizal bercerita tentang liku-liku kehidupannya hingga meraih sukses sebagai pengusaha dan kini menjadi pimpinan partai politik.

"Saya dulu jual layang-layang dan tali gelas," katanya.

Mantan Menko Kesra itu juga membagi-bagikan laptop kepada siswa beprestasi dan siswa yang berulang tahun bertepatan dengan hari kunjungannya ke sekolah itu.(skd)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026