
Penerima Raskin di Sulteng Tetap

Palu (antarasulteng.com) - Pagu dan penerima raskin di Sulawesi Tengah pada 2014 ini tetap sama seperti yang dialokasikan sebelumnya oleh pemerintah.
Kepala Perum Bulog Sulteng, Damin Hartono di Palu, Rabu mengatakan jatah raskin per rumah tangga sasaran (RTS) juga tidak mengalami perubahan.
Setiap kepala keluarga (KK) maksimal mendapat 15 kg dengan harga tetap Rp1.600 per kilogram.
Berdasarkan pagu raskin yang dialokasikan pemerintah pusat pada 2014 ini untuk Sulteng sebanyak 36.223 ton dengan jumlah penerima 201.239 RTS tersebar di 11 kabupaten dan kota.
Secara rinci Kabupaten Parigi Moutong sebanyak 6.575 ton, Kabupaten Banggai 4.579 ton, Kabupaten Donggala 4.201 ton.
Berikutnya Kabupaten Sigi 3.289 ton, Kabupaten Poso 3.236 ton, Kabupaten Tolitoli 2.977 ton, Kabupaten Morowali 2.681 ton, Kota Palu 2.461 ton, Kabupaten Toju Una-Una 2.230 ton, Kabupaten Banggai Kepulauan 2.219 ton dan Kabupaten Buol 1.770 ton.
Ia menjelaskan Bulog hanya menyediakan beras dan menyalurkannya."Soal pagu raskin berkurang atau meningkat, itu bukan Bulog yang menentukan," ujarnya.
Damin juga menjelaskan kewajiban Bulog menyalurkan raskin sampai titik distribusi terakhir di kecamatan.
Selanjutnya pendistribusian kepada warga menjadi tanggungjawab petugas raskin di kecamatan dan kelurahan/desa.
Sejumlah warga miskin di Palu menyambut positif kebijakan pemerintah pusat yang pada tahun ini masih memberikan pangan subsidi.
"Ini sangat meringankan beban hidup warga miskin," kata Ny Tina (56), salah seorang warga miskin di Kelurahan Birobuli Selatan.
Hal senada juga disampaikan Bale (58), warga Kelurahan Ulujadi. Selama ini program pangan subsidi yang diperuntukan bagi warga miskin sangat menolong mereka karena harganya murah.
Di pasaran harga beras medium mencapai Rp7.500,00 per kilogram, sedangkan raskin hanya Rp1.600,00 per kilogram. "Harganya benar-benar murah," katanya.
Pewarta : Anas Masa
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
