Logo Header Antaranews Sulteng

Warga Palu Yang Sering Bertikai Sepakat Damai

Jumat, 24 Januari 2014 05:22 WIB
Image Print
Ilustrasi- Suasana pertemuan perwakilan tokoh masyarakat dari 10 desa di Kecamatan Marawola dan Kecamatan Kinovaro di kantor Gubernur Sulteng, Rabu (22/8). Pertemuan itu disepakati perdamaian bersam. (Foto : Adha Nadjemuddin)
Jangan mau lagi diadu domba oleh provokator

Palu, (antarasulteng.com) - Dua kelompok warga di Kota Palu yang selama ini sering terlibat pertikaian bersepakat damai dan berjanji tidak akan melakukan perbuatan tersebut, Kamis.

Dua kelompok warga itu mewakili Kelurahan Tinggede, Kabupaten Sigi, dan Kelurahan Tatanga, Kota Palu.

Kesepakatan damai itu dilakukan dengan penandatanganan sepanduk oleh perwakilan tokoh masyarakat dari kedua kelurahan.

Kedua kelurahan itu merupakan daerah bertetangga yang beberapa waktu sebelumnya kerap terlibat tawuran antarwarga dan tidak jarang menimbulkan korban luka-luka serta beberapa rumah terbakar.

Deklarasi perdamaian itu dihadiri Wali Kota Palu Rusdy Mastura, Bupati Sigi Aswadin Randalembah, Kapolres Sigi AKBP Hudaya, Wakil Kapolres Palu Kompol Boyke, dan beberapa tokoh masyarakat.

Wali Kota Palu Rusdy Mastura menyambut positif deklarasi perdamaian yang dikehendaki oleh masyarakat tersebut.

Dia berharap deklarasi itu merupakan kesadaran untuk tidak lagi melakukan pertikaian yang menyengsarakan warga.

"Jangan mau lagi diadu domba oleh provokator," kata Wali Kota yang akrab disapa Cudy ini.

Cudy mengimbau warga apabila warga melihat mengetahui adanya provokator maka segera melapor kepada aparat keamanan agar ditindaklanjuti.

Warga Kelurahan Tinggede dan Kelurahan Tatanga sebenarnya memiliki kekerabatan dan hubungan persaudaraan. "Jadi untuk apa bertikai, tidak ada manfaatnya," katanya.

Aparat kepolisian sendiri berjanji akan menindak tegas jika ada warga terbukti ikut tawuran serta membawa senjata tajam atau rakitan.

"Tidak ada toleransi untuk itu," kata Kepala Polda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Ari Dono Sukmanto beberapa waktu sebelumnya.

Polisi juga telah menangkap belasan warga yang terlibat pertikaian dan kedapatan membawa senjata tajam atau senjata api rakitan dengan beberapa butir amunisi. (skd)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026