
Pencak Silat Ditarget Masuk Olimpiade

Kudus - Ketua Umum Pengurus Besar Perguruan Pencak Silat Nasional ASAD Agus Susarso menargetkan pencak silat menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam ajang Olimpiade mendatang.
"Syarat agar bisa masuk ajang Olimpiade, pencak silat harus dikembangkan di 100 negara," ujarnya ditemui usai membuka Kejuaraan Provinsi Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) Ampuh Sehat Aman Damai (ASAD) 2012 di GOR Wergu Kudus, Kamis malam.
Target sebelumnya, yakni masuk pada ajang SEA Games dengan syarat olahraga tersebut sudah berkembang di 40 negara di dunia.
Demikian halnya, ketika menargetkan masuk pada ajang Asian Games harus memenuhi syarat cabang olahraga tersebut sudah berkembang di 70 negara.
Sejauh ini, kata dia, di dua ajang kejuaraan tingkat dunia tersebut, yakni SEA Games dan Asian Games tim pencak silat dari Indonesia masih bisa meraih juara umum.
Saat ini, kata dia, sedang berupaya melakukan pendekatan terhadap sejumlah negara di dunia untuk bersedia mengembangkan olahraga pencak silat agar nantinya bisa masuk ajang Olimpiade.
"Jika 100 negara sudah mengembangkan pencak silat, cabang olahraga tersebut nantinya bisa masuk Olimpiade sehingga bisa mendunia," ujarnya.
Terkait dengan sikap Malaysia yang sering mengklaim budaya asli Indonesia, dia menganggap negara tetangga tersebut sudah mengerti dan memahami bahwa pencak silat memang budaya asli dari Indonesia.
"Kami yakin, mereka memahaminya. Bahkan komunikasi yang dijalin dengan Malaysia juga cukup bagus sehingga klaim sepihak dimungkinkan tidak akan terjadi," ujarnya.
Apalagi, lanjut dia, pesilat internasional pendirinya merupakan empat negara meskipun cabang olahraga tersebut asli Indonesia.
Di antaranya, Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam dan Singapura yang bersama-sama membudayakan pencak silat hingga tingkat internasional. (KR-AN)
Pewarta :
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
