Logo Header Antaranews Sulteng

Jasa Raharja Sulteng Akan Bangun Kampung

Senin, 6 Oktober 2014 11:16 WIB
Image Print
ilustrasi (ANTARA)
Kami sangat berharap sebelum akhir 2014 ini sudah ada jawaban dari pusat

Palu, (antarasulteng.com) - PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Sulawesi Tengah sebagai bentuk kepeduliannya kepada masyarakat akan membangun "Kampung Jasa Raharja" di daerah itu.

"Kita sudah usulkan Desa Bouluponntu yang terletak di lereng gunung di Desa Sidera, Kabupaten Sigi sebagai proyek percontohan Kampung Jasa Raharja di Sulteng," kata Kepala Unit Pelayanan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) Jasa Raharja Sulteng Imanuel M di Palu, Senin.

Ia mengatakan program Kampung Jasa Raharja di Sulteng itu telah diusulkan ke pusat pada Agustus 2014, namun hingga kini belum disetujui.

"Kami sangat berharap sebelum akhir 2014 ini sudah ada jawaban dari pusat," katanya.

Menurut dia, program tersebut sebelumnya telah disampaikan kepada Gubernur Sulteng dan Bupati Kabupaten Sigi yang pada prinsipnya sangat mendukungnya.

Pak Gubernur Sulteng, Longki Djanggola dan Bupati Sigi, Aswadin Randalembah menyambut gembira dan berharap bisa terealisasi karena manfaatnya tentu sangat besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di desa itu sendiri dan juga pemerintah kabupaten dan provinsi.

Total dana yang dibutuhkan untuk merealisasikan program dimaksud cukup besar mencapai sekitar Rp1 miliar.

Memang, kata Imanuel dana cukup besar sehingga perlu pertimbangan yang matang. "Tapi di beberapa daerah lain di tanah air, program sama sudah ada dan cukup berhasil," katanya.

Kampung Jasa Raharja meliputi dua program yaitu kemitraan dan bina lingkungan.

Ia menjelaskan program kemitraan dimaksud adalah memberikan bantuan kepada petani berupa kredit lunak yang dikelolah oleh gabungan kelompok tani (gapoktan).

Begitu pula program bina lingkungan meliputi pengadaan tractor tangan, mesin pemotong rumput, mesin penggorengan bawang gedung balai pertemuan, mck, sarana ibadah baik masjid maupun gereja dan penampungan air.

Usaha yang akan dikembangkan gapoktan yang dibina melalui Kampung Jasa Raharja di Desa Boulupontu adalah usaha bahan baku bawang goreng.

Bawang goreng Palu merupakan salah satu ikon Sulteng yang tidak hanya laku dijual di pasaran lokal maupun nasional, tetapi juga di beberapa negara.

"Kita fokuskan pada usaha bawang goreng, komotitas unggulan tersebut sudah dikenal luas di dalam maupun luar negeri," katanya.

Dipilihnya Desa Boulupontu sebagai Kampung Jasa Raharja karena selain dekat dari Kota Palu sehingga memudahkan untuk dijangkau dan dibina, juga sangat cocok bagi pengembangan bawang goreng.

Kondisi tanahnya dan iklim cukup menunjang. Selama ini warga yang tinggal di desa itu sebagian besar adalah transmigran asal Jawa dan NTT.

Ia berharap program yang telah diusulkan mendapat persetujuan dari kantor Jasa Raharja Pusat di Jakarta. (skd)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026