
Bulog Sulteng Dapat Pasokan Beras 4.000 Ton

Saat ini beras tersebut sedang dibongkar di Pelabuhan Pantoloan Palu
Palu, (antarasulteng.com) - Bulog Sulawesi Tengah mendapat pasokan beras sebanyak 4.000 ton dari Bulog Sulawesi Tenggara (Sultra) guna mengamankan stok beras di daerah itu.
"Saat ini beras tersebut sedang dibongkar di Pelabuhan Pantoloan Palu," kata Kepala Bulog Sulteng, Mar`uf di Palu, Selasa.
Ia mengatakan beras itu sebagian akan disimpan di gudang beras Bulog di Tondo, Kecamatan Palu Utara dan sebagian lagi akan disimpan di gudang beras Tolay, Kabupaten Parigi Moutong.
Mar`uf mejelaskan pasokan beras dimaksudkan untuk mengamankan persediaan beras Bulog Sulteng yang saat ini semakin menipis, menyusul minimnya realisasi pengadaan beras stok nasional di provinsi ini.
"Ya kita harus akui bahwa realisasi pengadaan beras yang dilakukan Bulog Sulteng pada musim panen (MP) 2014 ini sangat kurang dibandingkan sebelumnya," katanya.
Selama Januari hingga September 2014, Bulog Sulteng baru menyerap produksi petani dalam bentuk beras sebanyak 17.500 ton. Sementara target pengadaan yang ditetapkan Bulog pada MP 2014 ini sebanyak 47 ribu ton.
Sedangkan kuota penyaluran beras di Sulteng selama setahun untuk masyarakat miskin di 13 kabupaten dan kota di daerah ini mencapai 36 ribu ton.
Menurut dia, kebijakan mendatangkan beras dari luar, semata-mata untuk mengamankan stok beras yang ada di gudang Bulog.
Apalagi, kata dia, Sulteng termasuk salah satu daerah di Tanah Air yang juga dilanda musim kemarau panjang. Kemarau cukup berdampak terhadap ketersediaan beras di Sulteng karena produksi petani menurun.
Agar stok beras di gudang Bulog tetap tersedia dalam jumlah memadai, maka kebijakan Bulog Pusat mengirim beras dari Bulog daerah yang surplus ke setiap daerah yang minus stok.
"Sulteng termasuk daerah yang minus stok sehingga mendapatkan pasokan beras dari Sultra," katanya. (skd)
Pewarta : Anas Masa
Editor:
Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026
