
Permintaan Daging Di Palu Meningkat Drastis

Palu (antarasulteng.com) - Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemkot Palu, Aspah mengatakan permintaan masyarakat terhadap daging sapi untuk kebutuhan pada perayaan Hari Raya Idul Adha 2014 ini meningkat drastis dari hari biasa.
"Permintaan hingga dua kali lipat. Tetapi stok daging di pasar cukup memadai," katanya di Palu, Sabtu.
Menurut dia, stok daging sapi yang ada di pasar-pasar di Kota Palu cukup banyak, hanya saja memang harga sedikit mengalami kenaikan.
Kenaikan harga daging biasa terjadi menjelang hari-hari raya, apalagi Hari Raya Kurban.
Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, pada Hari Raya Kurban 2014 hewan sapi yang disembelih baik untuk kurban maupun dagingnya dijual di pasaran sekitar 200 ekor.
"Jumlah itu khusus untuk di Palu saja," katanya.
Selain di pasar-pasar tradisional, daging sapi banyak dijual di pinggiran jalan di Ibu Kota Provinsi Sulteng itu.
Banyak titik penjualan daging sapi di Kota Palu sehingga sebagian masyarakat tidak lagi ke pasar, tetapi membeli langsung daging yang dijual di pinggir-pinggir jalan.
Harga daging dijual dipinggir jalan tidak beda dengan yang dijual pedagang di pasar tradisional. Di Pasar Masomba, harga daging sapi dijual pedagang hari ini Rp100 ribu/kg.
Sementara harga daging sapi dijual di pinggir-pinggir jalan rata-rata Rp95 ribu/kg, bahkan bisa ditawar sampai Rp85 ribu/kg.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulteng, Faisal Mang mengatakan kebutuhan daging sapi di Sulteng pada Oktober 2014 ini diperkirakan mencapai 9.000 ton yang berarti meningkat dibandingkan sebelumnya hanya berkisar 2.900 ton.
Pewarta : Anas Masa
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
