Logo Header Antaranews Sulteng

UGM Riset Energi Panas Bumi Sulut

Kamis, 5 Maret 2015 07:45 WIB
Image Print
Universitas Gadjah Mada (istimewa)
Kami ingin meyakinkan bahwa area panas bumi bukan daerah yang menakutkan untuk kehidupan masyarakat

Manado, (antarasulteng.com) - Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta akan melakukan riset energi panas bumi (geothermal) di wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berkaitan dengan "UGM Community Resilience and Economic Development Programme (CaRED) Programme".

"Program penelitian dan pengabdian masyarakat ini berkaitan dengan "geothermal energy for green, sustainable development and community prosperty in eastern Indonesia." kata Wakil Gubernur Djouhari Kansil saat menerima kunjungan tim riset UGM di Manado, Rabu.

Pemerintah Provinsi Sulut, kata Wagub menyambut baik kunjungan tim dari UGM ini karena dengan riset ini dapat membantu pembangunan bidang energi dan sumber daya manusia di daerah ini.

Wagub Djouhari mengatakan Sulut memiliki potensi energi panas bumi besar dan perlu dikembangkan untuk kepentingan masyarakat.

"Pemerintah daerah memberikan apresiasi positif atas kunjungan tim UGM ini. Mereka akan mengunjungi lokas panas bumi Lahendong di Kota Tomohon. Mudah-mudahan riset ini akan menghasilkan banyak manfaat bagi kepentingan bersama," katanya.

Rektor UGM Prof Ir Dwikorita Karnawati MSc PhD mengatakan panas bumi merupakan energi masa depan yang baik bagi masyarakat, sehingga UGM tertarik memelajari keadaan keberadaannya di wilayah Lahendong dan sekitarnya.

Melalui riset ini, kata dia, UGM akan mengedukasi masyarakat bahwa energi panas bumi memiliki potensi baik dan aman bagi kehidupan masyarakat.

"Kami ingin meyakinkan bahwa area panas bumi bukan daerah yang menakutkan untuk kehidupan masyarakat," katanya.

Pertemuan antara tim peneliti UGM dipimpin Rektor Prof Ir Dwikorita Karnawati MSc PhD, dan dihadiri "Development Counselor at New Zealand Embassy - Jakarta Mr. Philip Hewitt.(skd)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026