Logo Header Antaranews Sulteng

40 jurnalis di Palu divaksin COVID-19

Rabu, 17 Maret 2021 21:15 WIB
Image Print
Wartawan ANTARA Biro Sulawesi Tengah saat disuntik vaksin COVID-19 oleh petugas kesehatan RSUD Anutapura Palu, di Palu, Rabu (17/3/2021).(ANTARA/HO-Aldrin).

Palu (ANTARA) - Sebanyak 40 jurnalis dari berbagai media cetak dan elektronik di Kota Palu, Sulawesi Tengah, divaksin Sinovac Corona virus atau COVID-19.

“Yang terdaftar dari Sekretariat Bersama (Sekber) jurnalis, sebanyak 42 orang, cuma belum tahu beberapa semua yang bisa divaksin,” kata Herry Susanto, jurnalis dari Liputan6.com, sekaligus koordinator vaksin COVID-19, di sela-sela pelaksanaan vaksin di RSUD Anutapura Palu, di Palu, Rabu.

Baca juga: Wapres Ma'ruf Amin divaksin COVID-19 dosis kedua

Ia menjelaskan, jurnalis yang divaksin tersebut gabungan dari organisasi profesi seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Palu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Palu.

Ketua PFI Kota Palu Rony Sandy mengatakan sangat mendukung pelaksanaan vaksin COVID-19 yang difasilitasi oleh pemerintah.

“Kita harus mendukung program pemerintah untuk kesehatan bersama dan tidak ada pemerintah yang mau mencelakkan rakyatnya,” katanya.

Ia mengatakan, program vaksin yang dilaksanakan oleh pemerintah ini sangat baik, sebagai upaya bersama melawan penyebaran COVID-19.

“Setelah saya ikut disuntik vaksin COVID-19 ini, saya tidak merasakan reaksi apa-apa, biasa saja di tubuh saya. Tidak seperti yang banyak orang takutkan. Aman kok divaksin,” tegasnya.

Baca juga: Kemenkes: Stok vaksin untuk manula dan petugas pelayan publik aman

Sementara Ketua AJI Palu Muh Iqbal mengapresiasi pelaksanaan penyuntikan vaksin COVID-19 kepada sejumlah jurnalis di Palu.

Ia mengatakan jurnalis termasuk rawan terpapar virus corona mengingat pekerjaan dari jurnalis banyak bersentuhan dengan khalayak luas.

“Walaupun begitu, kita tidak ingin wartawan atau jurnalis diprioritaskan untuk mendapatkan vaksin. Vaksin diberikan kepada wartawan karena memang sudah waktunya. Wartawan divaksin karena tenaga kesehatan sudah selesai, atau sesuai dengan urutannya,” katanya.

Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Kesling Dinkes Palu, drg Lutfiah mengatakan telah menyiapkan sekitar 70 vaksin untuk suntikan kepada jurnalis di Kota Palu.

“Saat ini kita sudah memasuki vaksinasi tahap dua, tahap pertama tenaga kesehatan, dan kedua ini vaksin untuk ASN, pelayanan publik, organisasi yang banyak berhubungan dengan masyarakat, termasuk jurnalis yang diprioritaskan,” katanya.

Dia mengatakan tetap kembali mengingatkan bahwa vaksinasi itu tidak segala-galanya, karena secara penelitian efektifitas vaksin itu sebesar 63 persen, olehnya tetap menerapkan protokol kesehatan.



Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026