
Pemprov Sulteng prioritaskan pengentasan kemiskinan

Lewat visi gerak cepat menuju Sulawesi Tengah lebih sejahtera dan lebih maju, semua program kegiatan harus mengarah pada visi tersebut
Palu (ANTARA) - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Ma'mun Amir mengemukakan pengentasan kemiskinan menjadi salah satu program prioritas dalam penyelenggaraan pembangunan dan pemerintahan provinsi setempat.
"Pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan menjadi prioritas kami bersama Gubernur Sulteng Rusdi Mastura," ucap Ma'mun Amir di Palu, Rabu.
Baca juga: Penduduk miskin di Sulteng bertambah 5.000 orang karena COVID-19
Wagub meminta kepada semua organisasi perangkat daerah agar mengarahkan program kegiatan pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Lewat visi gerak cepat menuju Sulawesi Tengah lebih sejahtera dan lebih maju, semua program kegiatan harus mengarah pada visi tersebut," ujarnya.
Ia mengatakan program kegiatan yang disusun oleh setiap organisasi perangkat daerah (OPD) harus mengarah pada pembangunan ekonomi masyarakat.
"Kebijakan kami bersama gubernur, pembangunan infrastruktur yang mendukung produktivitas ekonomi masyarakat," ucapnya.
Baca juga: 13 ribu BPJS warga miskin Parimo dibiayai lewat APBD-P Sulteng
Salah satu upayanya adalah pemberian bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat. "Ke depan perlu dilakukan evaluasi terkait BLT ini agar dapat diberikan untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat atas keahlian yang dimiliki," ujarnya.
Wagub bersama Gubernur Rusdi Mastura juga akan mengoptimalkan program peningkatan pembangunan kabupaten dengan dukungan anggaran Rp100 miliar bagi masing-masing kabupaten dan kota.
Selain itu, juga berupaya melakukan percepatan pembentukan daerah otonomi baru, seperti pembentukan kota di beberapa daerah yang memiliki potensi, seperti pembentukan Kota Luwuk, Kota Poso dan Kota Parigi.
"Kami akan berupaya mempercepat penyelesaian masalah keamanan Poso dengan pendekatan kesejahteraan dan pembangunan masyarakat setempat," ujarnya.
Pewarta : Muhammad Hajiji
Editor:
Adha Nadjemuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
