Logo Header Antaranews Sulteng

BPBD Minta Instansi Lain Turun Tangan Pascakebakaran

Rabu, 21 Oktober 2015 17:17 WIB
Image Print
Misalnya, Dinas Kehutanan. Sampai sekarang ini belum ada data pasti mengenai luas hutan yang terbakar. Saya kira ini bagian dari tugas Dinas Kehutanan

Palu, (antarasulteng.com) - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Rudi Bantilan mengatakan instansi pemerintah daerah lainnya juga harus turun tangan mengambil peran pascakebakaran hutan dan kebun di daerah setempat.

"Misalnya, Dinas Kehutanan. Sampai sekarang ini belum ada data pasti mengenai luas hutan yang terbakar. Saya kira ini bagian dari tugas Dinas Kehutanan," kata Rudi Bantilan dihubungi dari Palu, Rabu, terkait penanganan pascakebakaran yang terjadi di dua desa di Kecamatan Ogodeide.

Kebakaran yang melanda dua desa di Kecamatan Ogodeide terjadi sejak Jumat (16/10) dan api baru bisa dipadamkan pada Selasa (20/10) sore.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut tetapi diperkirakan sekitar 400 hektare lahan dan 7.000 pohon cengkih ludes terbakar pada bencana tersebut.

Selain Dinas Kehutanan, kata Rudi, Dinas Perkebunan juga harus mengambil peran penting karena kebakaran tidak saja meludeskan hutan tetapi juga kebun cengkih, kelapa dalam, dan kebun durian serta kakao.

"Apa yang mau dilakukan pascabencana sudah harus terarah sehingga masyarakat tidak trauma dan kehilangan," kata Rudi.

Setidaknya, kata dia, harus dilakukan penanaman kembali baik terhadap hutan maupun kebun masyarakat.

BPBD, kata Rudi, tidak punya kewenangan pascabencana tersebut.

"Itu sudah menjadi kewenangan instansi lain. Lakukan reboisasi untuk hutan atau penanaman bibit untuk kebun sehingga kondisi masyarakat cepat pulih," katanya.

Selain itu. aparat kepolisian juga harus mengusut tuntas pelaku kebakaran tersebut sehingga menjadi pelajaran bagi masyarakat luas sehingga lebih hati-hati dalam membakar kebun atau membuka lahan.

Sejauh ini, kata Rudi, belum dapat ditaksir jumlah kerugian khususnya kebun masyarakat akibat kebakaran tersebut.

"Kita tunggu saja kerja Satgas Penanggulangan Bencana Kecamatan. Mereka sedang melakukan identifikasi lapangan," katanya.

Rudi mengatakan seluruh peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Nasional di Jakarta sehingga peristiwa di Tolitoli menjadi bagian penting dari seluruh peristiwa kebakaran di Indonesia tahun 2015.



Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026