
Sulteng Optimistis Surplus Beras Meski Kemarau

Saya yakin daerah kita masih surplus beras tahun ini
Palu, (antarasulteng.com) - Pemprov Sulawesi Tengah optimistis mencapai surplus beras pada musim panen 2015, meski tengah memasuki musim kemarau.
"Saya yakin daerah kita masih surplus beras tahun ini," kata Kepala Dinas Pertanian Sulteng Trie Iriany Lamakampali di Palu, Jumat.
Pada musim panen 2015, katanya Pemprov Sulteng menargetkan produksi gabah kering gilang sebanyak 1,048 juta ton.
Menurut dia, volume gabah tersebut setara sekitar 600.000 ton beras.
Sementara konsumsi masyarakat Sulteng per tahun sekitar 400.000 ton.
Berarti, kata dia, Sulteng masih surplus beras sekitar 200.000 ton pada 2015.
"Itu jika hasil produksi petani mencapai 1,048 juta ton," kata Trie.
Ia mengakui, kemungkinan besar produksi petani khusus tiga komoditas pangan yakni beras, kedelai, dan jagung pada 2015 akan menurun karena pengaruh musim kemarau berkepanjangan dan belum diketahui kapan berakhirnya.
Berdasarkan data, sekitar 8.000 hektare lahan sawah berpotensi mengalami gagal panen karena kekeringan.
Banyak petani yang merugi akibat kemarau panjang.
Pemprov Sulteng telah mengimbau para petani untuk tidak memaksakan menanam padi jika memang tak didukung dengan ketersediaan air yang cukup.
"Tetapi, tanam komoditas lain yang tahan panas," katanya.
Sulteng sejak 1984 telah mencapai swasembada beras.
Dalam kurun tiga tahun ke depan ini, Pemprov Sulteng terus berupaya swasembada jagung dan kedelai.
Pewarta : Anas Masa
Editor:
Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
