
Pengadaan Beras Di Sulteng Tidak Capai Target

Palu, (antarasulteng.com) - Realisasi pengadaan beras untuk stok nasional di Provinsi Sulawesi Tengah pada musim panen (MP) 2015 dipastikan tidak mencapai target yang diharapkan.
Kepala Perum Bulog Sulteng, Maruf di Palu, Kamis mengatakan, pengadaan beras pada tahun ini hanya sekitar 64 persen dari target yang diharapkan adalah 40 ribu ton.
"Target sulit dicapai karena harga beras di tingkat produsen jauh di atas harga pembelian pemerintah (HPP)," katanya.
Ia mengatakan hingga kini, Bulog Sulteng hanya mampu menyerap sekitar 26.000 ton beras produksi petani di sejumlah kabupaten dan kota di provinsi itu, jauh menurun dibandingkan tahun 2013 dan 2014.
"Realisasi pengadaan waktu itu mencapai 47 ribu ton," kata dia.
Maruf menjelaskan tidak tercapainya target pembelian beras karena harga di tingkat petani dan penggilingan padi cukup tinggi.
Selisih antara pembelian Bulog dengan para pedagang cukup mencolok. Misalkan pedagang membeli beras petaniRp8.000/kg.
Sedangkan Bulog membeli beras petani sesuai standar HPP yang ditetapkan pemerintah pusat yaitu Rp7.300/kg.
Selain itu, banyak petani dan pedagang yang diduga menimbun stok menunggu harga beras naik baru mereka menjualanya.
Pewarta : Anas Masa
Editor:
Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
